Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sinergi Alam dan Adat: Balai TN Manusela Dorong Wisata Berbasis Komunitas

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 16:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sinergi Alam dan Adat: Balai TN Manusela Dorong Wisata Berbasis Komunitas Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Gerbang Masuk Taman Nasional Manusela, Maluku.

AMBON - Pemberdayaan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat adat dalam pengelolaan kawasan konservasi, sehingga mereka merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap pelestariannya. 

Pemberdayaan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat adat, sehingga mengurangi tekanan pada sumber daya alam dan meningkatkan kualitas hidup mereka. 

Balai Taman Nasional (TN) Manusela terus berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat adat di sekitar kawasan konservasi, dengan menghadirkan berbagai program yang mendorong ekonomi lokal berbasis potensi desa.

Kepala Balai TN Manusela Deny Rahadi, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menggali dan mengembangkan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa Balai TN hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Beberapa program pemberdayaan untuk penguatan ekonomi akan terus kita dorong, dengan harapan setiap resor pengelolaan taman nasional dapat menjadi basis ekonomi masyarakat, tentunya sesuai potensi dan keinginan lokal," kata Deny Rahadi, di Ambon, Maluku, Rabu (29/5).

Hal ini disampaikannya usai melakukan pertemuan bersama Anggota Komisi IV DPR RI Saadiah Uluputty, di Ruang Rapat Balai KSDA Maluku, Ambon.

Ia mencontohkan desa Piliana dan Huaulu yang memiliki potensi pendakian. Balai TN akan mendukung pengelolaan destinasi ini melalui bantuan perlengkapan pendakian dan camping yang bisa dikelola dan disewakan oleh masyarakat sebagai sumber penghasilan tambahan.

Selain pendakian, pengembangan destinasi non-pendakian seperti Pantai Ora dan Air Terjun Waebesi juga menjadi perhatian. Fasilitas wisata seperti ruang ganti, loket jaga, gerbang masuk, jalur trekking, serta pembentukan kelompok usaha masyarakat akan dilengkapi untuk menunjang kenyamanan wisatawan.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kami juga akan memantapkan tata kelola pendakian lewat bimbingan teknis dan sertifikasi untuk guide dan porter. Untuk wisata non-pendakian, masyarakat dapat dilibatkan dalam penyediaan suvenir, makanan, minuman, hingga layanan seperti pijat tradisional," tambahnya.

Sejauh ini, hingga akhir 2024, Balai TN Manusela telah membina 19 kelompok masyarakat di 19 desa. Diharapkan jumlah ini terus bertambah agar dampak ekonomi kawasan konservasi makin luas dirasakan.

Dalam pertemuan tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI Saadiah Uluputty memberikan sejumlah saran dan dukungan untuk pengelolaan TN Manusela.

Antara lain meningkatkan pengelolaan kawasan konservasi dengan tetap menjaga kelestarian ekologi dan mendorong ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat adat.

Mengembangkan areal preservasi yang mencakup wisata pantai, gunung, dan flora-fauna untuk mendukung kesejahteraan warga.

Meningkatkan promosi potensi kawasan yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi lokal dan merangkul kelompok pecinta alam (KPA) yang selama ini aktif dalam upaya konservasi dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.