Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5 Pakaian dan Aksesoris yang Harus Dihindari Saat Wawancara Kerja

📅 Senin, 27 Mar 2023, 18:35 WIB | Oleh:
5 Pakaian dan Aksesoris yang Harus Dihindari Saat Wawancara Kerja Doc: Freepik
Ket. Ilustrasi.

Bisa dibilang, pakaian atau penampilan kandidat adalah hal pertama yang diperhatikan oleh pewawancara. Jadi jangan biarkan pakaian Anda merusak kesempatan Anda untuk bergabung dengan perusahaan yang Anda dambakan.

Faktanya, 25 persen perekrut mengatakan bahwa pakaian dapat berdampak positif pada keputusan mereka untuk mempekerjakan seorang kandidat.

Umumnya, pakaian yang cocok untuk interview atau wawancara kerja adalah formal atau semi formal. Ini berarti menghindari pakaian yang terlalu kasual seperti celana jeans, kaos, dan sandal. Namun, menurut laporan tahun 2017, seperti yang dilansir Top Interview, 75 persen perekrut mengatakan calon pekerja berpakaian terlalu santai.

Mengenakan pakaian yang terlalu santai dapat menunjukkan bahwa Anda tidak tertarik, tidak peduli, atau tidak profesional. Selain mengenakan pakaian yang santai, ada sejumlah pakaian lain yang sebaiknya Anda hindari ketika melakukan wawancara kerja.

Berikut 5 pakaian yang sebaiknya tidak Anda pakai ketika pergi wawancara kerja:

1. Pakaian ketat

Jauhkan pakaian ketat dan terbuka yang memperlihatkan pakaian dalam, belahan dada, atau bagian tubuh lain yang seharusnya tertutup. Meskipun pakaian yang terbuka dapat memberikan kesan trendi, hal itu akan merugikan Anda dalam wawancara kerja.

2. Pakaian mencolok

Sebaiknya, hindari warna-warna yang terlalu cerah atau mencolok. Sebaliknya, kenakan pakaian berwarna netral hitam, coklat, abu-abu, dan putih untuk menunjukkan profesionalisme. Namun, jika Anda pergi wawancara di industri kreatif, penggunaan warna cerah bisa jadi pengecualian karena Anda harus mengenakan pakaian yang sesuai tren dan membuat kesan fashion yang tepat.

3. Perhiasan yang berlebihan

Jangan biarkan aksesoris Anda mengganggu jalannya wawancara atau membuat pewawancara risih. Hindari menggunakan perhiasan dalam jumlah yang banyak atau dalam ukuran yang besar.

4. Topi

Sebagian besar perusahaan dan tempat kerja mengharapkan kesopanan dan profesionalisme dari kandidat yang menghadiri wawancara kerja. Oleh karena itu, memakai topi selama wawancara kerja dapat dianggap tidak sopan dan mengganggu suasana formal.

Topi juga dapat membuat Anda terlihat tidak bersemangat atau kurang serius tentang wawancara. Walaupun ada beberapa jenis pekerjaan yang memperbolehkan pemakaian topi, tetapi dalam situasi wawancara kerja, lebih baik menghindari penggunaan topi untuk memberikan kesan yang baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.