Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TikTok Dimiliki Perusahaan Tiongkok, Tapi Kenapa di Sana Tidak Ada?

📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 14:29 WIB | Oleh:
TikTok Dimiliki Perusahaan Tiongkok, Tapi Kenapa di Sana Tidak Ada? Doc: CNN
Ket. TikTok dibandingkan dengan Douyin, platform serupa versi Tiongkok yang disensor ketat.

BEIJING - TikTok saat ini sedang berjuang untuk tetap hidup di Amerika Serikat.Washington mengancam akan melarang aplikasi tersebut jika pemiliknya di Tiongkok tidak menjual perusahaan itu.

Namun platform yang sangat populer yang dikembangkan dengan teknologi Tiongkok itu justru tidak dapat diakses di Tiongkok.Bahkan, tidak pernah ada di sana.Sebagai gantinya, ada versi TikTok yang berbeda, aplikasi sejenis yang bernama Douyin.

Menurut laporan CNN , TikTok dan Douyin dimiliki oleh perusahaan induk ByteDance yang berbasis di Beijing. Douyin diluncurkan sebelum TikTok dan menjadi viral di Tiongkok. Algoritmanya yang kuat menjadi fondasi TikTok dan menjadi kunci kesuksesan globalnya.

Namun kedua platform yang serupa di permukaan ini bermain dengan aturan yang sangat berbeda.

Inilah yang perlu diketahui tentang Douyin dan ByteDance:

Sangat Populer

Douyin memiliki 600 juta pengguna per hari. Seperti TikTok, Douyin adalah aplikasi video bentuk pendek.

Diluncurkan pada 2016, Douyin yang diluncurkan pada 2016 adalah mesin uang bagi ByteDance selama bertahun-tahun sebelum TikTok. Perusahaan ini meraup pendapatan melalui tip dalam aplikasi dan live streaming.

ByteDance didirikan oleh Zhang Yiming, mantan karyawan Microsoft. Pertama kali dikenal dengan aplikasi beritanya Jinri Toutiao atau "Today's Headlines", dan memulai debut pada 2012 segera setelah perusahaan didirikan.

Toutiao membuat umpan berita khusus untuk setiap pengguna.Orang-orang dengan cepat terpikat. Pengguna rata-rata menggunakan platform tersebut lebih dari 70 menit sehari.

ByteDance menerapkan formula yang mirip dengan Douyin.

Pada 2017, perusahaan teknologi milik swasta itu membeli startup video yang berbasis di AS danmerilis TikTok sebagai Douyin versi luar negeri.Perusahaan itu juga membeli aplikasi lip sinc yang populer musical.ly, dan memindahkan penggunanya ke TikTok pada 2018.

Sejak saat itu, popularitas aplikasi ini mendunia.Pada 2021, pengguna aktif bulanan TikTok mencapai lebih dari 1 miliar di seluruh dunia.

Filter Kecantikan di Mana-mana

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.