Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meredam Gangguan KKB pada Penerbangan Sipil di Papua

📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selain menambah pasukan, aparat keamanan juga aktif melakukan patroli, tidak saja di sekitar kawasan Bandara Dekai, tetapi juga di kawasan permukiman penduduk.

"Patroli yang dilakukan TNI-Polri itu diharapkan dapat memberikan rasa aman masyarakat sehingga aktivitas warga kembali normal," harap Kapolda Papua.

Koordinasi Sebelum Terbang

Komandan Korem 172/PWT Brigjen TNI JO Sembiring berharap semua maskapai, khususnya yang terbang ke kampung atau distrik rawan dan bila ada informasi terkait keamanan di wilayah itu, dapat segera diinformasikan.

Khusus untuk lapangan terbang, sebagian besar tidak ada aparat keamanan yang berjaga karena hanya pesawat yang berbadan kecil seperti Cessna atau Pilatus yang mendarat.

Karena itu koordinasi perlu dilakukan sehingga bila ada informasi wilayah itu tidak aman maka penerbangan dapat ditunda.

"Aparat keamanan ada di setiap bandara, misalnya,diTimika, Dekai, Oksibil, dan lainnya sehingga dapat dikoordinasikan sebelum terbang ke kampung atau distrik yang belum ada anggota TNI atau Polri sehinggapelayanan penerbangan dapat dilakukan tanpa adanya gangguan keamanan, " kata Sembiring.

Penembakanpesawat Boeing 737-500 milik Trigana Air pada Sabtu (11/3) mengakibatkan tidak saja Triganamenghentikan sementara pelayanan penerbangan ke Dekai. Begitu pula dengan maskapai WingsAir.

Hingga kini dua maskapai yang selama ini melayani penerbangan Jayapura-Dekai-Jayapura, yakni Trigana Air dan Wings Air, masih belum beroperasi karena menunggu situasi benar-benar aman.

Belum diketahui kapan kedua perusahaan yang sebelumnya melayani penerbangan sehari sekali itu kembali beroperasi, kata petugas Humas Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura Surya Eka.

Kapten Pilot Rama Nayo mengakui berbagai aksi kekerasan yang dialami dunia penerbangan dan pilotnya masuk dalam buletin yang diterbitkan International Federation of Airline Pilot Association (IFALPA) yang merupakan organisasi profesi pilot internasional berkedudukan di Kanada.

Karena itu pihaknya minta semua pihak menjaga dan melindungi pilot serta penerbangan sipil di Papua.

Gangguan keamanan terhadap pilot dan penerbangan sipil di Papua harus dihentikan demi menjaga arus distribusi barang-barang yang dibutuhkan masyarakat.

Ikatan Pilot Indonesia menyatakan sikap sebagai berikut:

1. menghimbau semua pihak serta masyarakat di Papua untuk menjaga dan melindungi penerbangan sipil demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat.

2. Sesuai dengan UU Republik Indonesia No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, khususnya keamanan penerbangan, memohon Pemerintah Indonesia untuk menjalankan keamanan penerbangan nasional, khususnya di Papua.

3. Sesuai dengan CASR 135.555 dan UU Penerbangan RI Pasal 55, maka Ikatan Pilot Indonesia mendukung semua keputusan yang diambil para pilotin commandjika mengalami ancaman yang membahayakan keselamatan jiwa dan barang yang diangkut

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.