Meredam Gangguan KKB pada Penerbangan Sipil di Papua
📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
JAYAPURA - Gangguan keamanan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua di sejumlah wilayah, kini tidak hanya menyasar aparat keamanan dan warga sipil yang ada di darat, tetapi juga membidik penerbangan sipil.
Sejak bulan Januari 2023,tercatat empat kasus gangguan keamanan yang menyasar dunia penerbangan di Tanah Papua, khususnya di wilayah Provinsi Papua Pegunungan dan Papua Tengah.
Empat kasus gangguan keamanan terhadap dunia penerbangan yang terjadi di berbagai wilayah di Tanah Papua diawali pada tanggal 9 Januari 2023. Kala itu terjadi penembakan terhadap pesawat milik PT Ikaros jenis Caravan PK-HVV yang akan melakukan pendaratan di Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Pesawat tersebut ditembak saat melakukan go-around. Akibat penembakan itu menyebabkan lubang di bagian bawah badan pesawat. Go-aroundmerupakan manuver membatalkan pendaratan akibat terjadi sesuatu di luar rencana.
Kemudian, pada tanggal 7 Februari, pesawat Susi Air jenis Pilatus PC-6 Porter dengan Nomor Penerbangan PK-BVY dibakar di lapangan Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Sang pilot, Philip Mark Martenz, hingga kini masih disandera.
Sebaiknya Anda baca juga:
Insiden berlanjut pada tanggal 7 Maret, yakni pesawat kargo PTSmart Aviation dan pesawat PT Daby Air di Bandara Biloral, Intan Jaya, Papua Tengah, ditembak sedangkan melakukango around.Pesawat tersebut membatalkan pendaratan.
Penembakan kembali terjadi pada tanggal 11 Maret terhadap pesawat penumpang milik PT Trigana Air-Type B737-500, PK- YSC, saat tinggal landas dari Bandara Nop Goliat, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang menyebabkan lubang di bagian bawah badan pesawat.
Ketua Ikatan Pilot Indonesia (IPI) Capten Rama Noya menyesalkan terjadinya penembakan pesawat-pesawatpenerbangan sipil di Papua karenasebagian besar kebutuhan masyarakat disuplai dengan menggunakan pesawat, seperti makanan, obat-obatan, pakaian, bahkan bahan bakar untuk penerangan .
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ketergantungan terhadap penerbangan sipil di Tanah Papua cukup tinggi sehinggamasyarakat Papua harus ikut serta menjaganya," ujar Rama Noya.
Beri Jaminan
Kapolda Papua Irjen PolisiMathius Fakhiri menyatakan menjaminkeamanan operasional bandara Not Goliat Dekai dengan menambah pasukan untuk mengamankan kawasan itu.
TNI-Polri sudah menambah personel khusus untuk memperkuat pengamanan di Bandara Dekai.
Bahkan Bupati Yahukimo juga telah meminta dibangun pos di bagian selatan atau di ujung landasan sehingga jalurtake off-landingaman, jelasFakhiri.
Pihaknya juga siap menempatkan personel di sekitar wilayah yang diduga dijadikan KKB sebagai lokasi untuk menembak pesawat yang hendak mendarat atau terbang dari Bandara Dekai.
Polda Papua sebelumnyameminta dukungan Mabes Polri untuk mendapat bantuan perkuatan dari Brimob. Untuk tahap awal akan tiba 143 personel, yang akan ditempatkan di Dekai, agar operasional bandara kembali normal mengingat hingga kini pesawat komersial terjadwal belum ada yang beroperasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!