Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Diminta Tidak Panik, Harga Kebutuhan Pokok Melonjak di Palangkaraya

📅 Kamis, 23 Mar 2023, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Diminta Tidak Panik, Harga Kebutuhan Pokok Melonjak di Palangkaraya Doc: istimewa
Ket. Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Samsul Rizal saat diwawancarai wartawan di kota setempat beberapa waktu lalu.

Palangka Raya - Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah meminta masyarakat setempat tidak panik terkait kenaikan harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional karena masih dalam batas wajar.

Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya Samsul Rizal di Palangka Raya, Kamis (23/3), menuturkan memang satu hari sebelum bulan Ramadhan 14444 Hijriah sejumlah bahan pangan mengalami kenaikan harga.

"Tapi kenaikan tersebut masih dalam batas yang wajar, kenaikan sejumlah bahan pangan ada di angka Rp3 ribu-Rp5 ribu saja," katanya.

Dia menuturkan, di hari pertama bulan puasa memang ada peningkatan permintaan dari masyarakat yakni terutama bahan pangan seperti daging sapi, ayam potong broiler dan telur.

"Permintaan di pasar memang meningkat, namun stok pangan dalam satu bulan ini aman bahkan sampai Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah," ucapnya.

Samsul Rizal mengungkapkan, berdasarkan hasil pengecekan bahan pangan di pasar setempat beberapa hari lalu harga daging ayam broiler semula Rp38 ribu per kilogramkini menjadi Rp39 ribu.

Selanjutnya, daging sapi semula berada di harga Rp140 ribu per kilogram, kini menjadi Rp145 ribu, harga jual telur ayam ras semula Rp2 ribu per butir kini menjadi Rp2.100.

"Kenaikan harga sejumlah pangan tersebut tidak terlalu signifikan dan yang terpenting adalah stok pangan di daerah kita aman dan tidak ada kekurangan sampai Hari Raya Idul Fitri nanti," bebernya.

Mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya itu mengimbauseluruh distributor di daerah setempat, agar tidak menjual stok pangan keluar daerah.

"Apabila mereka jual ke daerah lain, secara otomatis ketersediaan bahan pokok di Palangka Raya akan terganggu," demikian Samsul Rizal.
Oleh : Adi Wibowo

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
Inggris Tetap Teguh Usai Ar...
Luar Negeri
Rusia Tuduh NATO Ingin Jadi...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.