Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Korsel Lesu! Peluang Kerja ke Gyeongnam untuk PMI Masih Tertahan

📅 Senin, 20 Jul 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ekonomi Korsel Lesu! Peluang Kerja ke Gyeongnam untuk PMI Masih Tertahan Doc: istimewa
Ket. Pertemuan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, dengan Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Gyeongnam, di Jakarta, Hwang Geuk Jae, Senin (20/7)

JAKARTA – Perlambatan ekonomi yang masih berlangsung di Korea Selatan berdampak pada belum meningkatnya permintaan pekerja migran Indonesia, khususnya di Provinsi Gyeongnam yang selama ini menjadi salah satu kawasan industri tujuan penempatan. 

Kondisi tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, dengan Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Gyeongnam, di Jakarta, Hwang Geuk Jae, Senin (20/7).

“Pertemuan tadi merupakan tindak lanjut komunikasi yang telah dibangun dengan Pemerintah Provinsi Gyeongnam. Karena ada pergantian kepala kantor perwakilan di Jakarta, kami ingin mengetahui perkembangan terbaru rencana kerja sama dan peluang penempatan pekerja migran Indonesia ke depan," kata Christina di Kantor Kementerian P2MI. 

Wamen Christina mengatakan, dari informasi Perwakilan Provinsi Gyeongnam, perlambatan ekonomi masih terjadi, aktivitas industri belum sepenuhnya pulih ditambah kenaikan tarif pajak. Imbasnya, kebutuhan akan pekerja migran, belum menunjukkan peningkatan.

“Kondisi ini memengaruhi peluang penempatan pekerja migran Indonesia ke Gyeongnam,” tegas politisi Partai Golkar itu. 

Selain dipengaruhi kondisi ekonomi, Christina mengungkapkan skema Visa Metropolitan, yang sebelumnya diproyeksikan menjadi jalur penempatan pekerja migran Indonesia di sektor shipbuilding di Gyeongnam, juga belum dapat dijalankan.

Saat ini, lanjut Wamen P2MI, program tersebut tengah dievaluasi Kementerian Kehakiman (Ministry of Justice) Republik Korea selaku otoritas yang berwenang menerbitkan visa bagi pekerja asing. 

“Selama proses evaluasi berlangsung, program untuk sementara ditangguhkan. Kami memahami kondisi ini dan akan terus mengikuti setiap perkembangannya," jelas Christina.

Dalam kesempatan tersebut, Christina juga memperkenalkan Program SMK Go Global, program direktif Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat Indonesia melalui pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja di luar negeri, termasuk di Korea Selatan. 

"Yang penting saat ini adalah tetap menjaga komunikasi dan menyiapkan sumber daya manusia melalui Program SMK Go Global. Ketika kondisi ekonomi Korea Selatan pulih dan kebutuhan tenaga kerja meningkat, Indonesia sudah siap menyediakan pekerja migran yang kompeten, tersertifikasi, dan sesuai kebutuhan industri,” katanya.

“Kementerian P2MI dan Provinsi Gyeongnam akan terus berkomunikasi agar setiap perkembangan kebutuhan tenaga kerja maupun kebijakan pemerintah Korea Selatan bisa segera ditindaklanjuti,” imbuh Christina Aryani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.