Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Info Penting Kemenkes: Vaksinasi Tidak Batalkan Puasa

📅 Rabu, 22 Mar 2023, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Info Penting Kemenkes: Vaksinasi Tidak Batalkan Puasa Doc: istimewa
Ket. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi saat menyampaikan komentar saat pelaksanaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2023 di Balai Sidang JCC, Jakarta, Jumat (23/2/2023).

Jakarta - Kementerian Kesehatan RI mengimbau kalangan orang tua untuk tidak takut menyertakan anak mereka dalam pemenuhan program imunisasi dasar, khususnya saat berpuasa di bulan Ramadhan 1444 H/2023 M.

"Sebenarnya, anak-anak kalau imunisasi dasar kan dia nggak puasa. Walaupun sebenarnya, vaksinasi tidak membatalkan puasa, jadi selama bulan puasa vaksinasi tetap ada," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (22/3).

Menurut Nadia, program imunisasi dasar di Indonesia mengalami keterlambatan selama tiga tahun terakhir, karena hampir seluruh tenaga kesehatan difokuskan pada upaya pengendalian pandemi COVID-19.

Dampaknya, imunitas kelompok yang telah dibangun selama berpuluh-puluh tahun mengalami penurunan. Cakupan vaksinasi dasar pada anak di berbagai daerah saat ini kurang dari 70 persen dari total populasi.

"Pada saat sebelum pandemi, cakupan vaksinasi kita mencapai 80 hingga 90 persen. Ditambah lagi ada anak baru lahir dan belum divaksinasi," katanya.

Keterlambatan vaksinasi juga ditandai dengan status Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit tertentu di sejumlah daerah di Indonesia.

Di antaranya KLB Polio di Kabupaten Pidie, Aceh, dengan jumlah penderita tiga anak, KLB Polio di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dialami satu anak.

KLB juga ditetapkan oleh Pemda Garut, Jawa Barat, untuk penyakit Difteri. Per Februari 2023, ada delapan orang yang melakukan isolasi mandiri, tiga orang dirawat di rumah sakit, dan tujuh orang diketahui meninggal dunia.

Nadia mengatakan Kemenkes sedang mengintensifkan program imunisasi ganda, melalui pemberian vaksin imunisasi DPT-HB-Hib-3 yang diberikan bersamaan dengan imunisasi IPV pada bayi usia empat bulan.

Selain itu, imunisasi ganda juga berlaku pada imunisasi lanjutan, yaitu pada pemberian imunisasi campak rubela-2 dan DPT-HB-Hib-4 yang diberikan pada anak usia 18 bulan.

Nadia mengatakan pemberian imunisasi secara bersamaan, berupa dua jenis vaksin imunisasi dasar, tidak akan menimbulkan efek samping.

"Pada saat Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sudah disampaikan bahwa kami bisa memberikan dua jenis vaksin secara bersamaan, dan itu tidak ada efek sampingnya, karena memang terbukti aman. Jadi, enggak perlu takut, karena kita lebih baik mengejar keselamatan, kemudian mencegah anak tidak menjadi cacat, itu lebih penting," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.