Studi: Selai Kacang dapat Mengurangi Alergi Kacang pada Bayi hingga 77 Persen
📅 Minggu, 19 Mar 2023, 18:19 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMenunggu hingga bayi berusia 12 bulan untuk memperkenalkan produk kacang tanah hanya akan menghasilkan pengurangan sebesar 33 persen.
"Manfaat memasukkan produk kacang ke dalam makanan bayi berkurang seiring bertambahnya usia. Ini mencerminkan pengalaman di Israel, sebuah budaya di mana produk kacang biasanya diperkenalkan sejak dini ke dalam makanan bayi dan alergi kacang jarang terjadi," tambahnya.
Prevalensi alergi kacang relatif rendah di negara-negara Asia. Sebuah studi tahun 2020 di jurnal Asia Pacific Allergy mengutip angka sekitar 0,1 persen-0,3 persen pada anak usia satu hingga empat tahun di Singapura.
"Sebagai perbandingan, sekitar 2 persen anak-anak di Inggris terkena alergi kacang, angka yang terus meningkat," kata NHS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan manfaat yang sama dengan bayi yang merasakan telur ketika mereka berusia empat bulan, dengan hasil yang menunjukkan bahwa mereka mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena alergi terhadap makanan terkait daripada bayi yang mencobanya nanti.
Dengan telur, memberi bayi sesendok pertama antara empat dan enam bulan setelah kelahiran dikaitkan dengan kemungkinan 46 persen lebih rendah dari alergi telur daripada menunggu untuk memperkenalkan makanan ini nanti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!