Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

11 Bank Besar AS Bersatu Selamatkan First Republic

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 13:27 WIB | Oleh:

Hal itu menyebabkan banyak nasabah keluar dari bank dan menyimpan uang mereka di tempat lain, menciptakan masalah bagi First Republic: harus meminjam uang atau menjual aset untuk membayar simpanan nasabah secara tunai.

Untuk menghasilkan uang, bank menggunakan sebagian simpanan nasabah untuk memberikan pinjaman kepada nasabah lain.Tetapi First Republic memiliki rasio liabilitas terhadap simpanan 111 persen yang luar biasa besar, kata S&P Global.Itu berarti bank telah meminjamkan lebih banyak uang daripada simpanan dari nasabah, menjadikannya taruhan yang sangat berisiko bagi investor.

Yellen Mengatur Pertemuan

Menteri Keuangan AS Janet Yellen pada Kamis (16/3) bertemu secara pribadi dengan CEO JPMorgan Jamie Dimon di Washington sebelum 11 bank setuju memberikan dana $30 miliar kepada First Republic Bank untuk menstabilkan bank itu, menurut dua orang yang mengetahui masalah tersebut.

Pertemuan tersebut merupakan puncak dari serangkaian pembicaraan selama dua hari terakhir antara Yellen dan pejabat AS lainnya serta pemimpin dari beberapa bank terbesar di negara itu saat mencari solusi penyelamatan bank California yang babak belur itu.

Yellen telah mendorong upaya dari pihak pemerintah, sementara Dimon memimpin upaya untuk mengatur para eksekutif bank yang pada akhirnya berada di balik suntikan dana yang dramatis itu.

Yellen pertama kali memahami gagasan tentang bank-bank AS terbesar yang berkumpul untuk mengarahkan dana ke First Republic, menurut sumber terpisah yang mengetahui masalah tersebut.Langkah ini dianggap penting untuk menstabilkan basis simpanan bank - tetapi juga merupakan sinyal penting bagi pasar keuangan tentang bank dan sistem keuangan AS.

Federal Reserve menciptakan sistem pinjaman yang dirancang untuk mencegah bank regional gagal setelah SVB runtuh.Fasilitas ini memungkinkan bank untuk memberikan The Fed obligasi (treasury bonds) mereka sebagai jaminan untuk pinjaman satu tahun.Sebagai imbalannya, Fed akan memberi bank nilai yang dibayarkan bank untuk obligasi tersebut, yang telah jatuh dalam setahun terakhir karena Fed menaikkan suku bunga.

Intervensi federal yang luar biasa itu tampaknya tidak cukup untuk membuat para investor puas.

First Republic pada hari Minggu mengumumkan kesepakatan dengan JPMorganuntuk mendapatkan akses cepat ke dana tunai jika diperlukan, dan bank tersebut kemudian mengatakan memiliki 70 miliar dolar aset yang tidak terpakai yang dapat dengan cepat digunakan untuk membayar nasabah jika diperlukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.