Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI - Vietnam Tingkatkan Asean sebagai Pusat Pertumbuhan

📅 Kamis, 16 Mar 2023, 08:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI - Vietnam Tingkatkan Asean sebagai Pusat Pertumbuhan Doc: Istimewa

JAKARTA - Indonesia dan Vietnam siap berkolaborasi meningkatkan kerja sama ekonomi kawasan guna memajukan Asean sebagai pusat pertumbuhan atau Asean Centrality.

Hal itu mengemuka dalam kunjungan Asean Business Advisory Council (Asean-BAC) dibawah kepemimpinan Arsjad Rasjid, selaku Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ke Vietnam pada 12-14 Maret 2023.

"Sebagai bagian dari misi roadshow ke Vietnam saat ini, Keketuaan Asean-BAC bertujuan untuk mendorong bisnis dan pemerintah di Vietnam untuk turut berpartisipasi dalam lima prioritas dan delapan legacy projects," ujar Arsjad Rasjid dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (15/3).

Delapan legacy projects tersebut, lanjutnya, meliputi kerja sama perdagangan regional, pembangunan berkelanjutan, transformasi digital, ketahanan pangan, ketahanan kesehatan dan yang terbaru adalah Asean Business Entity.

Beberapa hal yang masuk dalam ruang lingkup legacy terbaru ini adalah membangun dan meningkatkan investasi intra-Asean yang lebih kuat melalui pemberian insentif terhadap perusahaan yang beroperasi di kawasan Asean, sehingga menciptakan ekosistem usaha yang terintegrasi antar negara-negara Asean.

Indonesia dan Vietnam, tambahnya, memiliki peran penting dalam memperluas posisi Asean sebagai pemegang kunci ekonomi global, mengingat PDB gabungannya melebihi 60 persen dari total PDB kawasan.

Keberhasilan Vietnam dalam pembangunan ekonomi Asia Tenggara dapat dikaitkan dengan lingkungannya ramah bisnis, posisi negara strategis, perluasan pasar domestik, dan tingkat pertumbuhan PDB tahunan rata-rata yang mengesankan lebih dari 6 persen sejak 1986.

Partisipasi Proaktif

Partisipasi proaktif Vietnam dalam prakarsa ekonomi Asean, ujar Arsjad, seperti sebagai Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), menyoroti komitmen negara untuk memperkuat integrasi dan kerja sama ekonomi di kawasan.

"Karena kedua negara memainkan peran penting di kawasan Asean, kemitraan berkelanjutan Indonesia dan Vietnam dalam konektivitas ekonomi memainkan peran yang sangat penting untuk memperluas posisi kawasan ini sebagai pemain ekonomi global utama. Dengan letaknya yang strategis di peta Indo-Pasifik, Asean berpotensi menjadi 'magnet' pertumbuhan global selanjutnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.