Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kesepakatan Kapal Selam Nuklir di Asia Pasifik Segera Diluncurkan

📅 Selasa, 14 Mar 2023, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kesepakatan Kapal Selam Nuklir di Asia Pasifik Segera Diluncurkan Doc: antara/reuters
Ket. Presiden AS Joe Biden.

JAKARTA - Presiden Joe Biden pada Senin (13/3) waktu Amerika Serikat segera mengumumkan kesepakatan bersejarah bersama pemimpin Inggris dan Australia mengenai pembentukan armada kapal selam bertenaga nuklir yang akan memperkuat kemampuan angkatan laut ketiga negara di kawasan Asia Pasifik.

Menurut laporan New York Times pada Senin (13/3), kesepakatan pembelian dan pelatihan penggunaan kapal selam nuklir ini menjadi langkah strategis yang lebih jauh dari ketiga negara berbahasa Inggris itu dalam membangun kemitraan strategis AUKUS yang sudah mereka umumkan 18 bulan silam.

Dalam kerangka kesepakatan ini, Australia akan mendapatkan kapal selam pemburu bertenaga nuklir pertamanya dari Amerika Serikat dan kemudian Inggris, sebelum mereka bisa membuat kapal selam bertenaga nuklirnya sendiri.

Ini untuk pertama kalinya dalam 65 tahun terakhir Amerika Serikat bersedia berbagi teknologi kapal selam bertenaga nuklir dengan negara lain.

Langkah ini mereka tujukan untuk menjawab kapabilitas militer Tiongkok yang semakin besar, selain sebagai upaya jaga-jaga jika krisis Taiwan berubah menjadi konfrontasi bersenjata.

Selasa sore waktu AS, Biden dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan PM Inggris Rishi Sunak akan berkunjung ke pangkalan angkatan laut AS di Point Loma, San Diego, demi mengumumkan kesepakatan ini.

Kapal selam nuklir dapat bertahan di bawah air lebih lama, selain bisa mengarungi lautan dengan jarak lebih jauh dibandingkan dengan kapal selam biasa tanpa muncul di permukaan laut.

Kapal selam nuklir akan meningkatkan kemampuan armada kapal selama Australia yang saat ini hanya diperkuat enam kapal selam bertenaga diesel.

Kapal selam bertenaga nuklir adalah bahasan utama dalam kemitraan AUKUS yang bakal mencakup pula kerja sama dalam pengembangan kecerdasan buatan, komputasi kuantum, perang siber, dan peluru kendali.

Dalam skema kemitraan itu, Amerika Serikat dan Inggris akan gantian berpangkalan di di Perth, Australia, pada 2027. Dengan cara begitu, para personel angkatan laut Australia dapat berlatih mengoperasikan kapal selam nuklir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.