Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak SVB Kolaps, 'Startup' Teknologi Kanada Kesulitan Pembiayaan

📅 Selasa, 14 Mar 2023, 18:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak SVB Kolaps, 'Startup' Teknologi Kanada Kesulitan Pembiayaan Doc: ANTARA/REUTERS/Brian Snyder
Ket. Foto Dokumen: Nasabah mengantre di luar kantor cabang Silicon Valley Bank di Wellesley, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), 13 Maret 2023.

TORONTO - Runtuhnya Silicon Valley Bank (SVB) yang tiba-tiba pada pekan lalu dapat menghambat pendanaan untuk perusahaan-perusahaan rintisan teknologi Kanada dan menempatkan mereka di tangan pemberi pinjaman domestik yang mungkin lebih selektif dalam membiayai usaha baru. Demikian ungkap pemodal kepada Reuters.

Itu akan menjadi berita buruk bagi sektor yang terpukul pada 2022, yang membuat investor lebih menghindari risiko dalam investasi tahap awal.

"Saya akan mengatakan ini mungkin waktu terburuk (untuk hal ini terjadi) dalam dekade terakhir karena mundurnya teknologi yang kami alami," kata Neil Selfe, CEO di penasehat INFOR Financial.

Divisi Kanada SVB, yang menerima izin untuk beroperasi pada 2019, bersaing dengan bank lain dan pemberi pinjaman swasta untuk membantu membiayai pertumbuhan sektor teknologi Kanada, sebelum runtuh pada Jumat (10/3/2023). SVB Kanada telah menggandakan pinjaman terjaminnya menjadi 435 juta dollar Kanada (314 juta dollar AS) pada 2022 dari tahun sebelumnya.

Kanada dikenal sebagai pusat teknologi global terbesar kedua di dunia setelah Silicon Valley, kata Kim Furlong, CEO Canadian Venture Capital and Private Equity Association kepada CBC News, Senin (13/3).

Perusahaan termasuk Shopify Inc adalah contoh kisah sukses teknologi Kanada, yang membantu menarik lebih banyak investasi ke sektor ini.

Regulator AS melakukan intervensi pada Minggu (12/3) setelah runtuhnya SVB, yang berjalan setelah portofolio obligasi besar terpukul.

Canadian Imperial Bank of Commerce (CIBC), Royal Bank of Canada (RBC) dan Bank of Montreal (BMO) adalah yang paling mungkin untuk mengambil buku SVB saat ini, dan nasabah masa depan di Kanada, kata John Ruffolo, Managing Partner Maverix Private Equity, sebuah perusahaan PE (Private Equity) yang berbasis di Toronto.

Ketiga bank tersebut telah mendedikasikan kelompok pemberi pinjaman teknologi. Seorang juru bicara RBC menolak berkomentar sementara CIBC dan BMO tidak menanggapi permintaan komentar.

Selfe dari INFOR Financial mengatakan meskipun SVB Kanada adalah pemain yang lebih kecil, "SVB adalah pesaing penting di pasar tersebut."

"Saya pikir bank-bank Kanada akan terus meminjamkan kepada perusahaan teknologi tahap awal tetapi tanpa Silicon Valley Bank sebagai pemberi pinjaman, saya pikir mereka dapat lebih selektif dalam memberikan pinjaman dan berpotensi meningkatkan harga di mana mereka meminjamkan."

Enam bank teratas Kanada sudah menguasai lebih dari 80 persen aset perbankan dan industri ini mendapat serangan dari pendukung konsumen dan politisi karena dominasinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.