Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Tidak Terjadi Lonjakan Kasus, Dinkes: Lima Warga Sampang Terjangkit Leptospirosis

📅 Senin, 13 Mar 2023, 00:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Terjadi Lonjakan Kasus, Dinkes: Lima Warga Sampang Terjangkit Leptospirosis Doc: antaranews.com
Ket. Ilustrasi - Tikus penyebab leptospirosis.

Sampang - Semoga tidak terjadi lonjakan kasus. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang, Jawa Timur menyatakan, sebanyak lima orang warga di wilayah itu ditemukan menderita leptospirosis, yakni penyakit berbahaya yang disebabkan oleh kencing tikus.

"Saat ini kelima orang tersebut sedang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sampang ini," kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes-KB Pemkab Sampang Agus Mulyadi di Sampang, Jawa Timur, Ahad.

Agus menjelaskan, temuan adanya warga Sampang yang terserang leptospirosis itu, berdasarkan hasil rapat koordinasi Dinkes-KB Pemkab Sampang bersama para direktur rumah sakit dan kepala puskesmas se-Kabupaten Sampang beberapa hari lalu.

Menurutnya, penyakit leptospirosis merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh kencing tikus yang mengalir melalui air banjir.

"Dan temuan adanya warga Sampang yang menderita jenis penyakit ini, setelah Kota Sampang dilanda banjir beberapa waktu lalu," katanya, menjelaskan.

Jenis penyakit ini mudah menjangkit warga dengan air banjir atau genangan. Bakteri leptospira bisa masuk ke dalam tubuh melalui kulit, utamanya yang memiliki luka terbuka.

Penyakit juga bisa masuk ke tubuh manusia baik melalui makanan, bahkan dapat menyebabkan kematian. Sehingga, perlu penanganan medis secara cepat.

Menurut Agus Mulyadi, gejala yang bisa dikenal bagi yang terserang leptospirosis, di antaranya, mengalami demam tinggi, sakit kepala, pendarahan, nyeri otot, menggigil, mata merah, dan muntah-muntah.

"Upaya pencegahan yang bisa dilakukan ialah selalu mencuci tubuh hingga bersih menggunakan sabun, apabila terkena banjir," pesan Agus.

Menurut data Dinkes-KB Pemkab Sampang, kasus penyakit menular melalui kencing tikus ini, telah terjadi di Sampang sejak 2013, seusai terjadi banjir.

Sekitar 20 orang lebih telah meninggal dunia akibat jenis penyakit ini, bahkan pemkab pernah menetapkan status kejadian luar biasa saat sebanyak 10 orang meninggal pada 2014.

Di Jawa Timur, kasus leptospirosis hingga 5 Maret 2023 tercatat sebanyak 249 kasus dengan 9 kasus kematian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

49 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.