Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Riset: Pekerja Informal Mampu Beli Rokok tapi Ogah Bayar Iuran BPJS Kesehatan

📅 Senin, 13 Mar 2023, 14:01 WIB | Oleh: Tim Penulis

Gunakan Kultur Lokal untuk Kampanye

Pemerintah, rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan, dan asosiasi profesi kesehatan perlu meningkatkan literasi asuransi dalam konteks lokal sesuai kultur setempat.

Kultur Indonesia yang masih membangun relasi intim dengan keluarga bisa dimanfaatkan. Seperti memberikan informasi preventif lewat penyuluhan di puskesmas dengan target peserta ibu-ibu untuk bersama membangun ketidaksukaan terhadap asap rokok di rumah.

Literasi asuransi yang dapat dibangun adalah lebih baik menyisihkan penghasilan demi kepentingan keluarga jika suatu saat terjadi kerentanan kesehatan.

Selain itu, perokok pasif juga mendapatkan potensi penyakit yang biaya pengobatannya tidak sedikit. Dorongan keluarga dapat membuat perokok berhenti karena faktor kecintaan dengan keluarga. Dengan begitu, uang untuk membeli rokok bisa dialihkan untuk membayar premi JKN.

Kampanye literasi kesehatan juga dapat menekankan kembali nilai gotong-royong dalam program JKN. Selain itu, kebijakan-kebijakan JKN sebaiknya juga menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Hal ini penting karena peningkatan literasi kesehatan akan terhalang apabila masyarakat masih memelihara stigma mengenai sulitnya mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang mudah dan merasa tidak puas pada pelayanan kesehatan yang tersedia.The Conversation

Marya Yenita Sitohang, Peneliti Kesehatan Masyarakat, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Mochammad Wahyu Ghani, Peneliti, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Wilayah Barat dan Timur Bog...

BBM Mahal, Warga Tangerang Hijrah ke Pertalite

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
BBM Mahal, Warga Tangerang ...

Bandit yang Memalak di Jakarta Pusat Diringkus

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bandit yang Memalak di Jaka...
Luar Negeri
Warga Russia Dibatasi dalam...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.000/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.