Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Gandeng IATA Tingkatkan Keselamatan Penerbangan

📅 Senin, 13 Mar 2023, 15:52 WIB | Oleh:
Pemerintah Gandeng IATA Tingkatkan Keselamatan Penerbangan Doc: Istimewa
Ket. Direktur KPPU, M. Mauludin saat membuka workshop IATA - DGCA Indonesia Safety Workshop 2023.

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan dan International Air Transport Association (IATA) berkolaborasi dalam rangka meningkatkan keselamatan penerbangan di Tanah Air.

Kerja sama ini dilakukan melalui workshop bertajuk IATA - DGCA Indonesia Safety Workshop 2023 yang dihadiri oleh Direktur Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara (KPPU), M. Mauludin. Dan turut hadir juga Regional Vice President IATA Asia Pacific, Mr. Philip Goh, serta perwakilan dari produsen pesawat udara seperti Boeing, Airbus, dan ATR, perusahaan asuransi dan finansial Gallagher Aerospace dan Marsh Advisory-Asia, Indonesia National Air Carriers Association (INACA), maskapai penerbangan di Indonesia, serta stakeholder penerbangan lainnya.

"Workshop ini diselenggarakan dalam rangka kolaborasi dan kerja sama antar stakeholder penerbangan domestik dan asing yang diselenggarakan dengan melakukan diskusi, tanya jawab serta saling berbagi informasi dan ide bagaimana meningkatkan keselamatan penerbangan," kata Mauludin dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/3).

Dia menambahkan isu-isu yang menjadi topik diskusi yaitu penerapan program keselamatan nasional, peningkatan sistem pengawasan penerbangan, penguatan komunikasi serta koordinasi antara maskapai dengan otoritas penerbangan dan berbagi data keselamatan penerbangan.

"Dalam workshop ini kami bebagi informasi dan pengalaman bagaimana meningkatkan keselamatan penerbangan, khususnya saat menghadapi kondisi kritis seperti saat pandemi Covid-19 dan diharapkan workshop menghasilkan gagasan dan solusi yang berdampak positif terhadap penerapan program keselamatan penerbangan nasional," kata Mauludin.

Diaa menambahkan pada masa kritis seperti pandemi Coivd-19 lalu sangat berpengaruh terhadap kesinambungan bisnis penerbangan dengan meningkatnya biaya operasional penerbangan, namun di satu sisi keselamatan penerbangan tetap menjadi sebuah kewajiban bagi seluruh stakeholder penerbangan. Sehingga dianggap penting untuk melakukan kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder penerbangan baik nasional maupun global.

"Salah satunya adalah kolaborasi Ditjen Hubud dan IATA melalui IATA Operational Safety Audit (IOSA). Kami akan berbagi data dan informasi terkait aspek yang dibutuhkan untuk peningkatan keselamatan penerbangan nasional dan global," jelas Mauludin.

Dalam kesempatan yang sama Mr. Philip Goh menyampaikan apresiasinya kepada Ditjen Hubud atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Pihaknya juga berterima kasih kepada Ditjen Hubud atas kesempatan dan dukungan dalam rangka meningkatkan keselamatan penerbangan baik nasional dan global.

"Saya berharap kegiatan ini selanjutnya dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan. Kedepannya, kolaborasi ini dapat membentuk skema kerja sama yang baik antar stakeholder penerbangan sehingga secara efisien dapat membantu mewujudkan sistem transportasi udara yang selamat, aman, dan nyaman," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.