Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sorgum Kolak Cake, Alternatif Baru Cara Mengolah Makanan Kaya Vitamin

📅 Senin, 06 Mar 2023, 16:19 WIB | Oleh:
Sorgum Kolak Cake, Alternatif Baru Cara Mengolah Makanan Kaya Vitamin Doc: Istimewa
Ket. Sorgum kolak cake.

YOGYAKARTA - Sorgum salah satu produk serealia banyak tumbuh di Indonesia. Serealia jenis ini memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lebih tinggi dari gandum, bahkan sorgum memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga mengonsumsi sorgum dapat mencegah penyakit diabetes.

Menurut siaran persnya, walaupun manfaat dari sorgum ini sangat melimpah, namun pemanfaatannya masih sangat terbatas bahkan hanya berakhir sebagai pakan ternak. Hal ini menarik perhatian mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang meraciknya menjadi sorgum kolak cake. Dia adalah Tika Nur Affrimawati.

Menurut mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Boga tersebut pemanfaatan sorgum dalam kolak cake buatannya bertujuan mengurangi penggunaan tepung terigu. "Apalagi tepung terigu yang digunakan berbahan dasar gandum impor, jadi sorgum dapat mengurangi beban impor," katanya.

Penerima beasiswa Bidikmisi tersebut memaparkan sorgum tidak hanya memiliki kandungan kalori yang tinggi namun juga mengandung protein sebanyak 8-12% setara dengan terigu, karbohidrat kurang lebih 70%, lemak sebesar 2-6% yang berarti setara dengan terigu (2%).

Selain itu sorgum juga mengandung berbagai jenis mineral esensial, di antaranya fosfor, magnesium, kalsium, zat besi, seng, tembaga, mangan, molybdenum. Sorgum memiliki kandungan zat besi sebesar 7 mg per 100 gram, serta kandungan seng sebanyak 5 mg setiap 100 gram. Sorgum memiliki aktivitas antioksidan yang cukup tinggi sebesar 40,46% hal ini berarti sorgum dapat dikonsumsi sebagai bahan pangan sumber antioksidan yang dapat dikonsumsi juga oleh penyandang diabetes melitus.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat sorgum kolak cake adalah 90 gram tepung terigu, 135 gram tepung sorgum, 8 butir telur, 200 gram gula merah, 15 gram cake emulsifier, 100 gram margarin, 200 gram pisang, 100 gram nangka, 300 ml santan, 200 ml krim dan 1 sendok the perisa santan.

Caranya kocok telur, gula merah dan cake emulsifier sampai mengembang lalu tambahkan tepung terigu, dan tepung sorgum, aduk rata. Masukan margarin yang telah dicairkan, aduk hingga rata kemudian oven adonan hingga matang.

Sementara itu potong pisang dan nangka menjadi kotak-kotak kecil lalu dimasak dengan gula merah dan santan hingga mengental. Layering cake menggunakan cream rasa santan dan pisang compote. Sebelum dilayer kue diberi simple sirup rasa nangka, kemudian dilayer dengan cream rasa santan dan banana compote. Bagian paling atas dari kue diberi dry coconut untuk menampilkan beraneka ragam tekstur. Selain dry coconut lapisan paling atas dari sorgum kolak cake diberi topping pisang dan buah nangka. Sorgum kolak cake siap disajikan.

Makanan dari sorgum ini merupakan salah satu bagian dari mata kuliah inovasi produk boga. Menurut dosen pembimbing mata kuliah Dr. Badraningsih Lastariwati, sorgum kolak cake ini cocok disajikan sebagai makanan takjil pada bulan Ramadhan yang akan datang karena rasanya yang manis dan penampilannya lebih menarik daripada kolak pisang.

Harapannya sorgum kolak cake lebih mendapat perhatian banyak kalangan remaja yang lebih memilih membeli kudapan yang sedang viral dan lebih menarik, baik dari segi kemasan, bentuk, dan cita rasa. "Ini merupakan terobosan karena selama ini kolak hanya dianggap sebagai makanan tradisional," tutup Badraningsih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.