Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Siapkan Bantuan Bahan Bangunan untuk Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

📅 Senin, 06 Mar 2023, 16:14 WIB | Oleh:
Kemensos Siapkan Bantuan Bahan Bangunan untuk Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Doc: istimewa
Ket. Tenda pengungsian Kementerian Sosial bagi korban kebakaran Depo Pertamina, di Plumpang, Jakarta Utara.

JAKARTA - Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial (Kemensos), Adrianus Alla, memastikan, pihaknya menyiapkan bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) untuk korban kebakaran Depo Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara pada Jumat (3/3). Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan memverifikasi data sebelum memberi bantuan tersebut.

"Kalau yang kehilangan rumah kami ada bantuan (BBR). Ini yang akan kami kaji lebih lanjut terkait rumah yang hangus terbakar apakah ini rumah sendiri," ujar Adrianus, kepada awak media, kemarin.

Dia menerangkan, untuk memastikan bantuan tersebut setidaknya penerima bantuan harus membuktikan hak kependudukan tanah rumah tersebut. Menurutnya, hal tersebut penting agar bantuan tepat sasaran.

"Jadi tidak langsung memberikan begitu saja, tapi validasi terkait status rumah itu. Kami harus tetap update data itu, harus memvalidasi kebenaran data itu," katanya.

Adrianus mengungkapkan, pihaknya langsung bergerak cepat menurunkan tim dan bantuan logistik darurat untuk memenuhi kebutuhan korban kebakaran Depo Pertamina di Plumpang, sesuai arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Hal tersebut agar kebutuhan masyarakat terdampak kebakaran segera tertangani.

Dia menerangkan, Melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana), pihaknya segera melakukan asesmen, terutama untuk kelompok rentan yakni anak-anak, lanjut usia, dan penyandang disabilitas. Tujuannya untuk mengetahui secara akurat kebutuhan korban terdampak seperti kebutuhan dasar dan kebutuhan shelter sementara berupa tenda pengungsian.

"Pada saat kejadian bencana kami langsung melakukan asesmen cepat dengan teman-teman Tagana. Berdasarkan hasil asesmen per jam 12 malam, kami sudah meluncurkan dari Gudang Induk Bekasi, bantuan logistik untuk para penyintas atau korban terdampak," katanya.

Hingga Sabtu dini hari, Kemensos telah menurunkan 30 personil Tagana, 8 personel Task Force Tagana, dan 10 Tim Pelopor Perdamaian untuk melakukan asesmen, mengelola dapur umum. Pihaknya juga menyalurkan bantuan logistik sementara berupa 500 paket makanan siap saji, 304 paket makanan anak, 100 lembar kasur, 150 lembar selimut, 50 kidware, dan 4 tenda serbaguna yang dikirimkan dari Gudang Induk Bekasi.

"Aktivitas Tagana yang sudah dilakukan disana adalah mengelola dapur umum dengan kapasitas 1000 bungkus makanan siap santap per sekali masak untuk kebutuhan warga. Kedua melakukan asesmen lebih lanjut keluarga terdampak khususnya korban, baik korban jiwa maupun luka-luka yang nanti kami evaluasi dan validasi, apakah bisa diberikan santunan ahli waris," terangnya.

Adrianus menyebut, selain memberikan bantuan logistik, akan ada bantuan pendampingan psikososial kepada korban terdampak selama tanggap darurat. Pendampingan ini akan dilakukan oleh Kemensos melalui Sentra "Handayani" Jakarta, serta lembaga-lembaga terkait seperti perguruan tinggi dan Perhimpunan Psikologi Indonesia.

"Untuk selanjutnya pada saat masyarakat sudah berada di lokasi pengungsian, kemudian kebutuhannya sudah terpenuhi kami akan lanjutkan dengan layanan dukungan psikososial dan trauma healing", tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.