Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Menjanjikan Dukungan Dana untuk Mendorong Dekarbonisasi Asean

📅 Senin, 06 Mar 2023, 00:03 WIB | Oleh:
Jepang Menjanjikan Dukungan Dana untuk Mendorong Dekarbonisasi Asean Doc: Istimewa
Ket. Menteri Perindustrian Jepang, Yasutoshi Nishimura, saat menghadiri pertemuan tingkat menteri pertama Komunitas Emisi Nol Asia, Sabtu (4/3).

TOKYO - Jepang pada Sabtu (4/3), menjanjikan dukungan keuangan dan teknologi untuk membantu negara-negaraPerhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations/Asean) mempercepat upaya dekarbonisasi ekonomi mereka dan memerangi perubahan iklim.

Jepang yang miskin sumber energi berharap menjadi ekonomi hidrogen terdepan di dunia untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang mencemarkan seperti batu bara dan minyak.

Dikutip dari The Strais Times,sebagai ketua G-7 pada tahun 2023, Jepang akan mengadakan pertemuan tingkat menteri tentang iklim, energi, dan lingkungan di Sapporo pada 15-16 April, menjelang KTT G-7 di Hiroshima pada 19 Mei- 21, untuk mempromosikan apa yang disebut transisi energi realistis.

"Jepang akan memimpin dalam memberikan dukungan di bidang keuangan, teknologi, dan sumber daya pribadi untuk membantu dekarbonisasi Asia," kata Menteri Perindustrian, Yasutoshi Nishimura pada pertemuan tingkat menteri pertama Komunitas Emisi Nol Asia (Asia Zero Emission Community/AZEC).

Pembentukan AZEC diusulkan oleh Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida pada tahun 2022 dengan tujuan untuk berbagi filosofi dekarbonisasi di negara-negara Asia dan bekerja sama untuk mendorong transisi energi.

Pada pertemuan yang dihadiri beberapa anggota Asean dan Australia, Nishimura mengatakan dorongan untuk kolaborasi akan mencakup energi terbarukan, gas alam, hidrogen, dan amonia, di antara bidang lainnya.

AZEC dalam pernyataan bersama, menyerukan kelompok tersebut untuk mendukung investasi secara finansial dalam infrastruktur dekarbonisasi dan penciptaan rantai pasokan energi bersih. Namun Nishimura tidak menyebutkan nilai bantuan tersebut.

"Karena banyak negara telah menyatakan keinginan untuk mendapat dukungan dari Jepang, kami ingin mengambil kepemimpinan yang kuat dalam mendukung mereka di bidang teknologi, keuangan, termasuk investasi dari sektor swasta, dan pengembangan sumber daya manusia," kata Nishimura dalam pengarahan.

Anggota AZEC, Australia, Brunei, Kamboja, Indonesia, Jepang, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, dapat mempertimbangkan untuk membuat rencana induk hidrogen dan amonia di Asia sebagai langkah berikutnya, tambahnya.

"Sebagai langkah nyata pertama di bawah AZEC, perusahaan Jepang, termasuk Iwatani Corp dan Electric Power Development, telah sepakat untuk bersama-sama menciptakan rantai pasokan hidrogen pertama di Jepang antara negara bagian Victoria Australia dan Kawasaki, sebuah kota industri dekat Tokyo, untuk memajukan transisi energi ke arah yang lebih bersih. masyarakat," kata Nishimura.

"Jepang akan menekankan pentingnya investasi dalam gas, gas alam cair, serta hidrogen dan amonia selama kepresidenannya di G-7 pada tahun 2023, tetapi akan menjaganya tetap bersih untuk memenuhi tujuan netral karbon tahun 2050," kata seorang sumber, pekan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Otomotif
Era Mobil Hidrogen Dimulai,...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Mas...

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.