Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Untuk Meringankan Penderitaan Masyarakat, Dirikan Dapur Umum Bantu Ratusan Warga Terdampak Banjir

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 20:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Untuk Meringankan Penderitaan Masyarakat, Dirikan Dapur Umum Bantu Ratusan Warga Terdampak Banjir Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bintan
Ket. BPBD Bintan menyalurkan bantuan logistik untuk korban terdampak banjir di Kecamatan Toapaya, Minggu (5/3/2023).

Bintan - Gerak cepat untuk meringankan penderitaan masyarakat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah mendirikan dapur umum guna membantu ratusan warga korban terdampak banjir di sejumlah kecamatan setempat.

"Curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terus mengguyur hampir seluruh wilayah Pulau Bintan, sehingga mengakibatkan beberapa titik kecamatan mengalami kebanjiran dengan ketinggian air yang bervariasi," kata Kepala BPBD Bintan Ramlah, Minggu.

Menurut Ramlah hingga saat ini di wilayah Kecamatan Bintan Timur sudah didirikan tiga titik dapur umum yang menggunakan rumah masyarakat setempat. Bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, kopi, mi instan dan sebagainya juga sudah didistribusikan ke rumah-rumah terdampak.

Wilayah lainnya, seperti Kecamatan Bintan Utara juga sudah didirikan beberapa tenda pengungsian dari dinas sosial yang saat ini juga sedang mengatasi dampak banjir di wilayah Kecamatan Gunung Kijang dan Kecamatan Toapaya.

Berdasarkan data di lapangan, kata Ramlah, sejauh ini tercatat lebih dari 50 kepala keluarga dengan lebih dari 200 jiwa menjadi korban banjir.

Tindak awal Pemkab Bintan melalui BPBD langsung, yaitu turun ke lapangan mendata masyarakat dan melakukan evakuasi awal sesuai kebutuhan.

"Informasi terakhir, sebagian warga kita memang tidak diungsikan, mereka sementara tinggal di rumah tetangga dan kerabat, khususnya di Kampung Pisang. Intinya tetap kita pantau perkembangan cuaca dan pasang air laut, dapur umum sudah disiapkan, logistik juga sudah didistribusikan," ujar Ramlah.

Ramlah melanjutkan, kondisi saat ini ada rumah warga yang memang airnya belum surut usai diterjang banjir. Pihaknya terus melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap warga terdampak banjir tersebut.

"Diupayakan pasukan pemadam kebakaran akan diturunkan untuk membantu menyedot sisa genangan air di rumah-rumah sekaligus membersihkannya," ucap Ramlah.

Sementara itu, Stasiun BMKG Tanjungpinang memprediksi curah hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi melanda Pulau Bintan hingga tanggal 7 Maret 2023.

Warga juga diminta waspada potensi gelombang tinggi di perairan Utara-Timur Pulau Bintan yang dapat mencapai 3,5 meter.

"Waspadai timbulnya banjir atau genangan air akibat kondisi tanah yang sudah jenuh akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron.

Ia menjelaskan penyebab cuaca ekstrem di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan (Pulau Bintan) saat ini dipicu adanyaborneo vortexdi Selat Karimata, sehingga menyebabkan adanya belokan angin dan perlambatan massa udara di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Salah satu dampaknya yaitu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, kata dia, adanya gangguan berupa gelombangekuatorial kelvindanrossbyyang aktif di sekitar Pulau Bintan juga turut menyebabkan peningkatan aktivitas pertumbuhan awan hujan di daerah itu.

"Oleh karena itu beberapa hari terakhir hingga diprediksi sampai tanggal 7 Maret 2023 frekuensi hujan di Pulau Bintan tinggi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.