Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Merawat Kucing Jalanan Menurut Sains, Jangan Asal Tampung dan Beri Makan

📅 Sabtu, 04 Mar 2023, 10:21 WIB | Oleh: Tim Penulis

2. Jangan Asal Memberi Makan

Selain perihal shelter, kegiatan voluntary feeding dan street feeding juga membutuhkan perencanaan yang memadai.

Voluntary feeding adalah kegiatan pemberian makanan berupa makanan sisa kepada kucing non-peliharaan yang berkeliaran di sekitar rumah. Sedangkan street feeding adalah pemberian pakan (pet food) kucing di jalanan atau tempat-tempat publik.

Meski pemberian makanan adalah aktivitas yang baik, beberapa studi menyatakan aktivitas ini juga berefek negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Populasi kucing jalanan bisa terus bertambah, begitu pula dengan risiko penyebaran penyakit.

Sekalipun harus dilakukan, kegiatan voluntary dan street feeding tak bisa sembarangan. Syarat utama dua kegiatan ini adalah: kucing dalam kondisi tidak memiliki sumber makanan lain selain makanan yang akan kita berikan. Artinya, kucing sangat mengandalkan pemberian makanan dari manusia karena tidak mendapat akses ke sumber makanan lain.

Masyarakat dan komunitas juga perlu mengutamakan kebersihan dan kesehatan saat memberi makan kucing. Pemberian makanan dari sisa makanan manusia di sembarang tempat berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan karena kucing tidak memakan semua sisa makanan.

Utamakanlah pemberian makanan kering yang tidak berpotensi bersisa dan mengundang lalat. Selain itu, gunakan mangkuk atau kertas sebagai alas. Pemberian makanan perlu dilakukan titik aman dan tidak berada lalu lintas kendaraan.

Patut diingat bahwa pemberian makan terhadap kucing jalanan membuat kucing semakin tergantung pada pemberian manusia. Jika pemberian makan tidak konsisten, maka kucing jalanan dapat kebingungan mencari makanan.

3. Sterilisasi Kucing

Dalam kondisi kelebihan populasi, sterilisasi kucing (upaya peniadaan kemampuan berkembang biak) menjadi solusi manjur.

Sterilisasi juga bermanfaat untuk kesehatan kucing itu sendiri. Sterilisasi mencegah populasi berlebihan yang akan berdampak pada berkurangnya persaingan untuk mendapatkan makanan, sehingga kesejahteraan hewan pun terpenuhi. Selain itu, kucing akan menjadi lebih sehat dan stabil secara hormonal karena pusat produksi hormon terkait reproduksi telah diangkat.

4. Kerja Sama Pemerintah-Komunitas Kucing

Kita perlu meningkatkan kerja sama pemerintah dan komunitas untuk menyelaraskan berbagai upaya penanganan kucing jalanan, misalnya dalam program sterilisasi. Program ini biasanya dilakukan oleh sejumlah komunitas juga pemerintah daerah, seperti di Jakarta, Depok, Yogyakarta, dan kota atau kabupaten lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.