Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tambah Lima Guru Besar, Unair Ingin Berkontribusi dalam Penanganan Penyakit Zoonosis

📅 Kamis, 02 Mar 2023, 00:39 WIB | Oleh:
Tambah Lima Guru Besar, Unair Ingin Berkontribusi dalam Penanganan Penyakit Zoonosis Doc: Istimewa
Ket. Rektor Unair, Mohammad Nasih

SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, pada Kamis (2/3) melakukan pengukuhan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu. Mereka adalah Endang Suprihati dari Fakultas Kedokteran Hewan untuk Bidang Ilmu Penyakit Protozoa pada Ternak, Jola Rahmahani, dari Fakultas Kedokteran Hewan dalam Bidang Ilmu Mikrobiologi Veteriner, Alfinda Novi Kristanti, dari Fakultas Sains dan Teknologi dalam Bidang Ilmu Fitokimia Senyawa Fenolik, Noorma Rosita, dari Fakultas Farmasi
untuk Bidang Ilmu Teknologi dan Formulasi Sediaan Likuida Semisolisida, dan Poedji Hastutiek, dari Fakultas Kedokteran Hewan
untuk Bidang Ilmu Parasit Ternak. Lingkungan dan Pemukiman.

Rektor Unair, Mohammad Nasih, berharap para guru besar yang baru dilantik tersebut akan memberi kontribusi yang luar biasa, terutama terkait perkembangan dan penanganan penyakit zoonosis (penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia ataupun sebaliknya).

"Kita berharap kelima guru besar ini akan memberikan kontrubusi yang signifikan sesuai bidangnya, sehingga bermanfaat bagi Unair, maupun bangsa dan negara".

"Unair ingin selalu teribat dalam penanganan penyakit zoonosis karena ini termasuk dalam persoalan nasional. Termasuk yang sedang berkembang soal flu burung dan kita berharap guru besar Unair berkontribusi signifikan dalam pengendaliannya," ujar Nasih.

Dia menambahkan, ada beberapa hal yang menjadi fokus studi para peneliti Unair mulai soal obat, vaksin dan bahan-bahan kimia.

"Mulai untuk soal rabies, malaria, kemudian senyawa-senyawa Fitofarmaka (tanaman obat), mengingat Indonesia punya jutaan tumbuh-tumbuhan, yang masing-masing secara spesifik biss dimanfaatkan untuk bahan obat. Dan topik-topik lain yang menjadi keunggulan Unair," ungkapnya

Kemudian, kata Nasih, perhatian keilmuan soal penggunaan kosmetik, terkait keamanan produk dan bahan atau zat yang terkandung di dalamnya.

"Karena sekarang semua orang ingin tampil glowing sehingga perlu diperhatikan (keamanan produk kosmetik)," katanya.

Dia mengaku bersyukur atas upaya selama ini dalam mengembangkan iklim akademik kampus terus membuahkan hasil dengan melahirkan banyak guru besar.

"Selama ini yang menjadi kendala adalah riset dan publikasi. Maka kita telah lama menggalakkan para dosen agar melakukan publikasi, sehingga tahun ini dan tahun-tahun mendatang kita akan menikmati hasil jerih payah itu," ujarnya.

Nasih menjelaskan, selain lima orang yang dilantik ini, masih akan ada banyak lagi akademis Unair yang akan menyusul untuk menyandang predikat guru besar.

"Mungkin pengukuhan berikutnya akan dilakukan pada bulan ramadhan atau setelahnya," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.