Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebanjiran Sejak Jumat, Warga Kebon Pala Belum Juga Dapat Bantuan

📅 Senin, 27 Feb 2023, 16:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebanjiran Sejak Jumat, Warga Kebon Pala Belum Juga Dapat Bantuan Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Warga berjalan melewati banjir di kawasan pemukiman penduduk, Kebon Pala, Jakarta, Senin (27/2/2023).

JAKARTA - Ratusan warga Jalan Kebon Pala RW 04 Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur yang menjadi korban banjir mengaku belum mendapatkan bantuan makanan dari pemerintah daerah, meski sudah empat hari wilayah itu terendam.

Ketua RT 13/RW 04 Sanusi di lokasi banjir Kebon Pala, menyebutkan sejak Jumat (24/2) hingga Senin (27/2) ini sebanyak 155 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir belum mendapat bantuan makanan siap saji dan bantuan membersihkan lumpur sama sekali.

"Belum ada bantuan makanan dan bantuan bersih-bersih lumpur oleh petugas," ujar Sanusidi Jakarta, Senin.

Warga, kata dia, harus memenuhi kebutuhan sendiri makan sehari-hari, dan membersihkan sendiri timbunan lumpur bercampur sampah imbas banjir dari rumah dan jalan lingkungan.

Menurut Sanusi, hanya bantuan evakuasi dari petugas gabungan Polairud, Brimob, Satpol PP, dan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur yang selalu bersiaga di posko banjir.

Padahal, jarak antara permukiman warga RW 04 Kebon Pala yang terdampak banjir luapan Kali Ciliwung dengan kantor Kelurahan Kampung Melayu hanya berjarak 100 meter.

"Pas hari Sabtu dan Minggu banjir sempat surut, tapi belum surut total karena bagian belakang rumah warga masih terendam sekitar 20 sentimeter. Kalau Senin siang ini ketinggian 1,75 meter," ujar Sanusi.

Sanusi menuturkan selama empat hari terdampak banjir, ketinggian luapan Kali Ciliwung paling parah terjadi pada Senin ini.

Mayoritas warga pun masih bertahan di lantai dua rumahnya dengan alasan sudah terbiasa menjadi korban banjir luapan Kali Ciliwung selama puluhan tahun.

Namun, sebanyak 11 orang yang merupakan warga lanjut usia (lansia) dan bayi di bawah lima tahun (Balita) mengungsi ke aula kantor Kelurahan Kampung Melayu akibat banjir luapan Kali Ciliwung.

"Dengan ketinggian 1,75 meter sekarang belum tahu kapan surutnya. Mungkin bisa besok, karena dari hari Jumat sampai sekarang saja belum surut total. Ini sekarang air stagnan," kata Sanusi.

Sementara Lurah Kampung Melayu Angga Harjuno Rakasiwi ketika didatangi ke kantornya untuk dikonfirmasi tidak berada di tempat karena sedang sakit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.