Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Swasta Perlu Aktif Kelola Sampah di Ibu Kota

📅 Sabtu, 25 Feb 2023, 12:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Swasta Perlu Aktif Kelola Sampah di Ibu Kota Doc: istimewa
Ket. Proses daur ulang sampah.

JAKARTA - Pencemaran lingkungan akibat sampah sangat mengkhawatirkan. Karenanya kolaborasi lintas stakeholder termasuk swasta menjadi faktor kunci untuk mengurangi pencemaran khususnya di Jakarta. Hal itu sebagai bagian dari upaya merealisasikan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang didorong pemerintah.

Dalam event FunRunThon beberapa waktu lalu, salah satu pengembang layanan digital yang memfasilitasi daur ulang sampah, Duitin, diajak berkolaborasi oleh perusahaan jasa logistik SiCepat Ekspres. Kerja sama itu bertujuan untuk melestarikan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Dalam event itu, karyawan juga diajak untuk ikut mengelola sampah. Melalui kolaborasi ini, sampah plastik yang dikumpulkan dapat diuangkan sebagai reward. "Ini merupakan komitmen kami untuk mewujudkan green corporate," ungkap The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres di Jakarta kemarin.

Adapun pengelolaan sampah yang dilakukan dimulai dengan pemilahan jenis sampah yang dapat didaur ulang, seperti jenis karton, kaca dan plastik. Setelah dipilah, sampah diangkut untuk kemudian ditimbang. Hasilnya, pengumpul sampah mendapatkan reward berupa uang rupiah sesuai dengan berat sampah yang terkumpul.

The Kim Hai mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Duitin untuk pengelolaan sampah. Kolaborasi ini sejalan dengan semangat transformasi perusahaan, di usianya ke-9 tahun SiCepat Ekspress menjadi perusahaan yang berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan.

"Ke depannya kami akan memaksimalkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung upaya perusahaan merealisasikan komitmennya terhadap lingkungan," tuturnya.

Adijoyo Prakoso, Chief Operating Officer dan Founder Duitin Indonesia mengapresiasi mitranya karena menjalankan gerakan positif peduli lingkungan, salah satunya melalui kerja sama dengan Duitin untuk daur ulang sampah.

"Melalui Duitin, sampah yang telah dikumpulkan dan dipilah selama acara FunRunThon akan didaur ulang, kemudian dibuat laporannya sehingga kita bisa tahu seberapa besar impact yang dihasilkan dari gerakan daur ulang ini," ungkap Adijoyo.

Lebih lanjut, Adijoyo menjelaskan, dari hasil waste tracking yang dilakukan Duitin, jumlah sampah daur ulang yang telah dikumpulkan selama acara FunRunThon berlangsung mencapai 43 kg yang terdiri dari 7 ribu botol plastik dan 300 pcs karton. Dari angka tersebut, dapat diuraikan bahwa SiCepat telah mencegah potensi emisi karbon sebesar 520 kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

52 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.