Menilik Peran Media Rusia Melaporkan dan Membenarkan Perang di Ukraina
📅 Jumat, 24 Feb 2023, 12:42 WIB | Oleh: Tim PenulisAda satu kebijakan barat yang harus diubah pada perang media babak berikutnya - meskipun saya tidak terlalu meyakini itu akan terjadi. Keputusan Uni Eropa dan Inggris untuk melarang Sputnik dan RT (dua media Rusia) merupakan kesalahan. Larangan ini justru memberikan kesempatan dua media tersebut untuk memperluas jangkauan dan pengaruhnya. Mereka jadi bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk - walaupun tidak masuk akal - menampilkan diri sebagai korban pembungkaman kebebasan berpendapat.
Audiens Barat perlu melihat apa yang dilihat oleh audiens Rusia. Dalam perang media, seperti perang lainnya, semakin banyak kita mengenal musuh kita, semakin baik.
Seperti yang dikatakan Vladislav Zubok, profesor sejarah internasional dari LSE, Inggris, kepada saya baru-baru ini:
Dahulu pada masa-masa terburuk Perang Dingin, para jurnalis berbincang satu sama lain dan bertindak sebagai perantara. Mereka bertemu dan berdialog. Sekarang tidak lagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Situasi ini harus berubah. Suatu hari perang ini akan berakhir. Amerika Serikat (AS), Inggris, Uni Eropa, dan lainnya harus menjalin hubungan baru dengan Rusia. Meski tidak mungkin bersekutu, pihak yang berjarak, pecah, dan berselisih dapat berhubungan lebih baik melalui dialog-dialog. Jurnalisme menjadi titik awalnya.
Rasa saling pengertian antarmedia tidak boleh menjadi korban berikutnya dalam perang media ini. Biarkan jurnalis melakukan tugasnya.![]()
James Rodgers, Reader in International Journalism, City, University of London
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!