Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Boeing Hentikan Sementara Pengiriman Jet 787 Dreamliner

📅 Jumat, 24 Feb 2023, 08:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Boeing Hentikan Sementara Pengiriman Jet 787 Dreamliner Doc: ANTARA/REUTERS/Lindsey Wasson
Ket. Pesawat Boeing 737 MAX yang belum dicat terlihat diparkir dalam foto udara di Bandara Renton Municipal dekat fasilitas Boeing Renton di Renton, Washington, AS 1 Juli 2019.

WASHINGTON - Produsen pesawat terbang Amerika Serikat, Boeing Co, untuk sementara menghentikan pengiriman jet 787 Dreamliner karena pembuat pesawat AS itu melakukan analisis tambahan pada komponen badan pesawat, kata Badan Penerbangan Federal AS (FAA), Kamis (23/2).

Pengiriman tidak akan dilanjutkan sampai FAA yakin bahwa masalah tersebut telah diatasi, kata lembaga tersebut.

"FAA bekerja sama dengan Boeing untuk menentukan tindakan apa pun yang mungkin diperlukan untuk pesawat yang baru dikirim," kata agensi tersebut.

Boeing mengatakan dalam tinjauan catatan sertifikasinya "menemukan kesalahan analisis oleh pemasok kami terkait dengan sekat tekanan depan 787. Kami memberi tahu FAA dan telah menghentikan pengiriman 787 sementara kami menyelesaikan analisis dan dokumentasi yang diperlukan."

Boeing mengatakan telah menemukan kesalahan dalam seminggu terakhir.

"Tidak ada masalah keselamatan atau penerbangan langsung untuk armada yang beroperasi," kata perusahaan itu. "Sementara pengiriman jangka pendek akan terpengaruh, saat ini kami tidak mengantisipasi perubahan prospek produksi dan pengiriman kami untuk tahun ini."

The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan bahwa Boeing belum menyerahkan Dreamliner sejak 26 Januari dari jalur produksi atau dari lusinan yang disimpan menunggu pengiriman karena masalah dokumentasi.

Saham Boeing turun 2,6 persen dalam perdagangan yang diperpanjang menyusul pengungkapan tersebut, setelah ditutup naik sekitar 1,0 persen.

Pada Agustus, FAA menyetujui pengiriman 787 pertama sejak Mei 2021 setelah menyetujui rencana inspeksi dan modifikasi pembuat pesawat. Boeing mengirimkan 31 jet 787 pada tahun 2022 dan bulan lalu mengatakan akan mengirimkan antara 70 dan 80 jet 787 tahun ini.

Chief Financial Officer Boeing Brian West mengatakan bulan lalu dalam sebuah telekonferensi "kami akan membutuhkan waktu sedikit lebih lama" untuk dapat memproduksi lima 787 per bulan akhir tahun ini. "Tapi kami masih melihat 70 hingga 80 sangat mungkin," kata West.

Boeing telah menghentikan pengiriman pada tahun 2021 setelah FAA menyampaikan kekhawatiran tentang metode inspeksi yang diusulkannya. Pada September 2020, FAA mengatakan sedang menyelidiki kelemahan manufaktur di beberapa pesawat jet 787.

Masalah saat ini tidak terkait dengan masalah kualitas sebelumnya yang melibatkan celah di sekitar sekat tekanan depan, yang ditemukan oleh FAA pada tahun 2021 dan berkontribusi pada penghentian pengiriman yang berlangsung hingga Agustus 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.