Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Enam Pasien Covid-19 Kraken Sudah Sembuh

📅 Selasa, 21 Feb 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Enam Pasien Covid-19 Kraken Sudah Sembuh Doc: Sumber: Covid19.go.id

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan jumlah kasus Subvarian Omicron XBB.1.5 atau Kraken di Indonesia hingga Senin (20/2) siang bertambah menjadi total enam kasus, yang seluruhnya telah dinyatakan sembuh.

"Sejak Desember 2022, ada satu pasien, Januari 2023 ada tambahan lima pasien. Jadi total enam pasien," kata Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril, dalam konferensi pers terkait perkembangan pandemi Covid-19 yang diikuti dari zoom, di Jakarta, Senin (20/2).

Seperti dikutip dari Antara, Syahril mengatakan dua pasien di antaranya diketahui memiliki riwayat perjalanan luar negeri di Balikpapan dan satunya lagi merupakan jemaah umrah yang berdomisili di Pamulang.

Hingga saat ini, Kemenkes kembali memperoleh laporan penambahan empat kasus terbaru dari DKI Jakarta. Satu pasien di antaranya merupakan perempuan berusia 46 tahun dengan riwayat sudah menerima suntikan vaksinasi dosis penguat atau booster pertama vaksin Sinopharm.

"Kami tidak bisa melakukan penyelidikan epidemiologi, karena dia tidak tinggal di alamat yang tertera. Pasien ini pada awalnya memang dia isolasi mandiri, dan saat ini sudah dinyatakan sembuh," katanya.

Pasien berikutnya dialami seorang perempuan berusia 22 tahun sudah divaksinasi booster. Gejala yang timbul ringan dan tanpa komorbid, saat ini sudah selesai isoman dan dinyatakan sembuh.

"Berikutnya adalah pasien laki-laki berusia 47 tahun dan perempuan berusia 37 tahun. Keduanya saat ini dalam proses penyelidikan epidemiologi," katanya.

Mutasi Kian Melemah

Dalam acara peresmian Laboratorium Genomik di Jakarta, Senin, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengemukakan Subvarian Omicron XBB.1.5 atau Kraken merupakan bentuk mutasi virus yang kian melemah saat menginfeksi tubuh manusia.

"Varian virus akan terus terjadi. Cuma memang induk virus itu harus ada inangnya atau host-nya, karena dia akan mati kalau host-nya mati," katanya.

Budi mengatakan mutasi virus merupakan perilaku alami yang dimiliki SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 untuk bertahan hidup. Semakin sering mutasinya maka semakin lemah pula gejala yang ditimbulkan dari infeksi. "Jadi virus itu bermutasi, selalu semakin lemah agar host-nya tidak mati," katanya.

Terkait hal itu, Menkes mengaku tidak terlalu khawatir dengan kemunculan sejumlah kasus terkonfirmasi Kraken di Indonesia.

Selain itu, kata Menkes, hasil serologi survei (Serosurvei) terbaru Januari 2023 melaporkan, 99 persen populasi di Indonesia telah terlindung oleh vaksinasi Covid-19 program pemerintah maupun kekebalan tubuh alami yang diperoleh dari infeksi. "Kekebalan imunitas populasi kita relatif tinggi. Yang penting masyarakat tetap hati-hati," katanya.

Sebelumnya, Syahril mengemukakan situasi kasus yang terkendali pada masa transisi menuju endemi perlu dikawal dengan pemenuhan perlindungan vaksinasi Covid-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.