Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulbar Kembangkan Pisang Lokapere Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

📅 Senin, 20 Feb 2023, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sulbar Kembangkan Pisang Lokapere Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Doc: ANTARA/ M Faisal Hanapi
Ket. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulbar, Ir Hamzah menerima Resource Exchange International (REI) untuk membahas upaya pengembangan pisang Lokapere di Mamuju, Minggu (19/2/2023).

Mamuju - Pemerintah Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan upaya untuk mengembangkan komoditi pisang Lokapere agar meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulbar, Ir Hamzah di Mamuju, Minggu mengatakan, Balitbangda Sulbar menerima Resource Exchange International (REI) dalam upaya pengembangan pisang Lokapere.

Ia mengatakan, REI dan Pemerintah Sulbar telah membahas upaya pengembangan Lokapere agar dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

REI merupakan badan internasional yang menaruh perhatian pada pengembangan isu keuangan mikro, kesehatan, pangan, lingkungan, pendidikan bahasa Inggris serta pengembangan pengetahuan dan keterampilan bagi warga negara di negara berkembang untuk mendukung pembangunan setempat maupun global.

Hamzah mengatakan, Lokapere merupakan salah satu jenis pisang endemik yang terdapat di Kabupaten Majene dan merupakan satu dari sekian banyak komoditi pisang yang terdapat di Sulbar.

Lokapere sudah teregister di Pusat Perlindungan Varietas dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Nomor 502/PVL/2018, dan nama varietasnya Lokapere sehingga Lokapere tidak bisa lagi diklaim sebagai varietas oleh daerah lain.

Pisang ini ditemukan berkembang di wilayah Adolang, Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene, komoditi Lokapere, pernah meraih juara I tingkat nasional yang mewakili Makassar.

"Dari hasil penelitian kandungan nutrisi Lokapere dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengembangannya sebagai produk olahan, yang diharapkan mampu memberi manfaat ekonomi kepada masyarakat," katanya.

Ia menyampaikan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulbar, juga telah melakukan penelitian kajian kandungan nutrisi pisang Lokapere yang tinggi karena memiliki kandungan kalium dan memiliki kandungan nutrisi tinggi bahkan lima kali lipat dari pisang biasa atau makanan bernutrisi lainnya.

"Pisang Lokapere diyakini akan menjadi pangan yang akan diminati pasar pangan negara ini, karena kandungannya yang luar biasa, yang juga dapat meningkatkan pendapatan daerah bila dikembangkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.