Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Amerika Peringatkan Tiongkok agar Tak Bantu Russia di Ukraina

📅 Senin, 20 Feb 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Amerika Peringatkan Tiongkok agar Tak Bantu Russia di Ukraina Doc: DAVID DEE DELGADO / POOL / AFP
Ket. Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken (kanan) berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi.

MUNICH - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, pada Sabtu (18/2), memperingatkan Menlu Tiongkok, Wang Yi, tentang konsekuensi yang diterima jika Tiongkok memberikan dukungan material untuk invasi Russia ke Ukraina.

Blinken mengatakan dalam sebuah wawancara setelah keduanya bertemu dan membahas kekhawatiran Washington bahwa Beijing sedang mempertimbangkan memasok senjata ke Moskwa.

Diplomat tertinggi dari dua negara adidaya tersebut bertemu di lokasi yang dirahasiakan di sela-sela konferensi keamanan global di Munich, hanya beberapa jam setelah Wang menyebut Washington bersikap "histeris" dalam menanggapi perselisihan mengenai jatuhnya balon mata-mata Tiongkok yang dicurigai oleh AS.

Dikutip dari Voice of America, hubungan antara kedua negara telah memanas sejak Washington mengatakan Tiongkok menerbangkan balon mata-mata di atas wilayah udaranya sebelum jet tempur AS menembak jatuh balon itu atas perintah Presiden Joe Biden. Sengketa itu juga terjadi pada saat Barat mengamati dengan cermat tanggapan Beijing terhadap perang Ukraina.

Dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada Minggu (19/2) pagi di NBC News "Meet the Press with Chuck Todd", Blinken mengatakan AS sangat prihatin bahwa Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk memberikan dukungan ke Russia. Dia menekankan kepada Wang bahwa hal tersebut akan memiliki konsekuensi serius dalam hubungan kita.

"Ada berbagai jenis bantuan membinasakan yang setidaknya mereka pertimbangkan untuk diberikan, termasuk senjata," kata Blinken, menambahkan bahwa Washington segera merilis rincian lebih lanjut.

Berbicara kepada wartawan, seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri mengatakan Tiongkok mencoba untuk mendapatkan keduanya. Beijing mengeklaim ingin berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas dunia, tetapi pada saat yang sama mengambil langkah serius untuk mendukung invasi Russia ke Ukraina.

"(Menlu) cukup blak-blakan dalam memperingatkan tentang implikasi dan konsekuensi dari Tiongkok memberikan dukungan material kepada Russia atau membantu Russia dengan penghindaran sanksi sistematis," kata pejabat senior itu.

Russia dan Tiongkok menandatangani kemitraan "tanpa batas" pada Februari 2022, tak lama sebelum pasukan Russia menginvasi Ukraina, dan hubungan ekonomi mereka berkembang pesat karena hubungan Moskwa dengan Barat menyusut.

Beberapa Peringatan

Barat telah mewaspadai tanggapan Tiongkok terhadap perang Ukraina, dengan memberikan beberapa peringatan bahwa kemenangan Russia akan mewarnai tindakan Tiongkok terhadap Taiwan. Beijing telah menahan diri untuk tidak mengutuk perang itu atau menyebutnya sebagai invasi.

Sebelumnya, berbicara di sebuah panel di konferensi tersebut, Wang mengulangi seruan untuk berdialog dan menyarankan negara-negara Eropa untuk "berpikir dengan tenang" tentang bagaimana mengakhiri perang.

Dia juga mengatakan ada beberapa kekuatan yang tampaknya tidak ingin negosiasi berhasil atau agar perang segera berakhir, tanpa menyebutkan siapa yang dia maksud.

Pertemuan Blinken dan Wang terjadi beberapa jam setelah diplomat top Tiongkok mengecam AS, menudingnya telah melanggar norma internasional dengan perilaku histeris dengan menembak jatuh balon. "Mengirim jet tempur canggih untuk menembak jatuh balon dengan rudal, perilaku seperti itu tidak dapat dipercaya, hampir histeris," kata Wang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.