Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Melonjak, Ini Dia Penyebabnya

📅 Jumat, 17 Feb 2023, 14:13 WIB | Oleh: Tim Penulis

Panduan Pemberian Makan pada Bayi dan Anak

Seribu hari pertama kehidupan anak, yang dihitung sejak dalam kandungan, memiliki pengaruh yang besar tidak hanya terhadap perkembangan fisik dan mental anak, tapi juga terhadap pola makan anak pada masa mendatang.

Dalam panduan pemberian makan pada bayi dan anak, rekomendasi utama adalah memberikan Air Susu Ibu (ASI) saja sejak lahir hingga usia 6 bulan atau yang biasa disebut ASI eksklusif. Sejak usia 6 bulan, bayi bisa diberikan makanan pendamping ASI (MPASI).

Sesuai namanya, MPASI mengiringi proses menyusui yang direkomendasikan hingga usia 2 tahun. Anak di atas usia 2 tahun tidak membutuhkan susu lagi sebagai asupan utama, meski ASI masih boleh terus diberikan dengan manfaat membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Manfaat lainnya terkait diabetes, ada banyak riset menyatakan menyusui merupakan faktor pencegah diabetes tipe 1 (pada anak) dan tipe 2 baik pada anak pada masa mendatang maupun bagi ibu.

Meski demikian banyak orang tua merasa nutrisi anak tidak lengkap jika tidak mengkonsumsi susu formula pertumbuhan (dalam bahasa Inggris disebut growing-up milk atau toddler milk). Susu ini dipasarkan dengan target anak usia 1 sampai 3 tahun.

Meskipun demikian, mirip dengan satu berita mengenai makanan bayi komersial, satu riset di Indonesia menyebutkan bahwa rerata kandungan gula dalam susu pertumbuhan yang beredar di di negeri ini sebesar 7,3  gram per 100  mililiter. Ini setara dengan level gula dalam minuman dengan tambahan gula (sugar-sweetened beverages).

Banyak susu pertumbuhan yang dipasarkan di Indonesia mengklaim manfaat gizi untuk anak, namun kandungan gula yang tinggi merupakan satu masalah penting dan tidak pantas diberikan dalam pola makan anak.

Pencegahan di Level Individu dan Keluarga

Peningkatan kasus kegemukan, obesitas, dan diabetes pada anak merupakan peringatan bagi orang tua untuk menjadi lebih perhatian terhadap gaya hidup dan pola makan mereka. Gaya hidup dan pola makan keluarga sangat berpengaruh pada pola makan dan aktivitas fisik anak-anak.

Calon ibu dan calon ayah perlu mempersiapkan menyusui bayinya sejak masa kehamilan dengan menghadiri kelas edukasi pengasuhan bayi. Mereka bisa berdiskusi dengan tenaga kesehatan saat melakukan periksa kehamilan, memilih fasilitas kesehatan yang mendukung menyusui serta bergabung dengan komunitas pendukung menyusui.

Setelah persalinan, ibu dapat berdiskusi dengan konselor menyusui atau konsultan laktasi jika mereka berencana kembali bekerja.

Pemberian MPASI pada usia 6 bulan juga merupakan tahapan penting saat bayi mendapatkan kesempatan belajar pertama untuk mengenali bahan makanan asli dan juga kebiasaan makan yang baik. Jadi, MPASI merupakan kesempatan yang penting dari sekadar memberikan makanan pada bayi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Satgas Yonif 511/DY Evakuas...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.