Ilmuwan BIG Temukan Gunung Bawah Laut di Perairan Pacitan, Jawa Timur
📅 Kamis, 16 Feb 2023, 16:52 WIB | Oleh: Ilham SudrajatSebagai gambaran, survei LKI yang dilakukan September-November 2022 ini mencapai 15 miliar rupiah.
Selain memetakan batas laut negara, BIG saat ini juga memprioritaskan pemetaan topografi bawah laut di tujuh taman nasional. Dari tujuh taman nasional yang sudah terpetakan adalah Kepulauan Seribu, Bunaken di Sulawesi Utara, dan Taka Bonerate di Sulawesi Selatan.
"Tahun ini untuk survei kawasan taman nasional di Karimun (Jawa). Ada potensi sungai bawah laut. Sungai purba," kata Fajar.
Ahli kegempaan dari Universitas Gadjah Mada, Gayatri Indah Marliyani, mengatakan gunung bawah laut ini masih perlu diteliti lebih lanjut terkait aktivitas magmanya. "Apakah ada geotermalnya, apakah hanya sekadar topografi saja," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagaimana pun, kata dia, gunung bawah laut ini merupakan bentuk yang umum ada di bawah laut di zona subduksi aktif Indo-Australia.
"Biasanya di situ akan banyak tonjolan-tonjolan topografi bawah laut yang bisa kita lihat," kata Gayatri sambil menambahkan, "Jangan dibayangkan ini akan jadi gunung api, nggak."
Untuk kawasan Jawa, gunung api aktif yang memiliki kantong magma itu lokasinya berada di daratan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gayatri juga mengatakan, gunung bawah laut yang baru terkuak ini bukan penyebab intensitas gempa di kawasan Pacitan dan sekitarnya. Penyebab gempa adalah karena posisi Pacitan berada tak jauh dari zona subduksi yang aktif. Sama seperti wilayah selatan Jawa lainnya, ujar dia.
"Potensi di Pacitan cukup besar gempanya, itu sedikit banyak dipengaruhi oleh ketidakmerataan lempeng. Jadi permukaannya kasar," kata dia.
Selain itu, Gayatri mengatakan gunung bawah laut yang aktif atau memiliki kantong magma berada di wilayah utara Manado hingga Filipina. Menurut dia, gunung-gunung ini berpengaruh terhadap fenomena kegempaan atau tsunami.
"Itu memang busur kepulauan gunung api yang aktif. Jadi memang di situ, keluar gunung api ke permukaan. Kaitannya kalau di situ gunung api aktif," kata dia.
BIG sendiri telah mengidentifikasi setidaknya 11 gunung bawah laut, termasuk yang terbaru di perairan selatan Pacitan ini. Sejauh ini, gunung bawah laut di perairan selatan Pacitan dianjurkan bernama Giri Salam.
"Sudah muncul satu nama dari Pemerintah Pacitan. Namanya Giri Salam. Giri itu gunung. Salam itu seperti Gunung Slamet. Keselamatan," kata P. Hadi Wijaya, Kepala Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan, Badan Geologi di Kementerian ESDM.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!