Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ilmuwan BIG Temukan Gunung Bawah Laut di Perairan Pacitan, Jawa Timur

📅 Kamis, 16 Feb 2023, 16:52 WIB | Oleh:
Ilmuwan BIG Temukan Gunung Bawah Laut di Perairan Pacitan, Jawa Timur Doc: DOK. BADAN INFORMASI GEOSPASIAL

JAKARTA - Badan Informasi Geospasial (BIG) dan sejumlah lembaga menemukan keberadaan gunung di bawah laut, sekitar 260 kilometer selatan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

"Keberadaan gunung ini menguatkan indikasi tentang kekuatan kegempaan di wilayah tersebut," kata seorang ahli geologi.

Gunung yang saat ini disarankan dengan nama "Giri Salam" memiliki ketinggian 2.200 meter. Puncaknya berada di kedalaman 3.800 meter dari permukaan laut.

Anggota tim riset BIG mengatakan gunung ini ditemukan dalam rangkaian pengukuran batas dasar laut wilayah Indonesia-Australia, apa yang disebut survei landas kontinen Indonesia.

Sejauh ini, BIG telah mengidentifikasi 11 gunung di bawah laut. Kemungkinan masih terdapat gunung bawah laut lainnya, karena pemetaan dasar laut Indonesia belum sampai 10 persen.

Gunung tanpa nama yang baru terungkap keberadaannya di bawah laut bagian selatan Kabupaten Pacitan, hampir setinggi Gunung api Bromo di Jawa Timur. Gunung ini ditemukan dalam rangkaian survei landas kontinen Indonesia (LKI) yang dilakukan September-November 2022 di wilayah selatan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Atika Kumala Dewi adalah salah satu yang ikut melaut untuk survei tersebut. Anggota tim dari BIG ini mengaku gambaran gunung sudah nampak pada layar monitor saat kapal Baruna Jaya III milik BRIN, melintasi di atasnya.

"Jadi itu sebenarnya itu sudah terlihat, jangan-jangan ini gunung bawah laut. Dan, setelah diolah [datanya] itu betul, gunung bawah laut, dan masih masuk di dalam perairan wilayah Indonesia," kata Atika pada Rabu (15/2) lalu.

Gunung ini ditemukan dengan perangkat bernama Multibeam Echosounder (MBES). Perangkat ini berfungsi memetakan bentuk dasar laut melalui pantulan gelombang suara (sonar).

Penemuan gunung ini tidak membuat Atika terkejut, karena menurutnya "secara geologi kan untuk wilayah Indonesia dimungkinkan (dengan keberadaan gunung di bawah laut)".

Sejauh ini, BIG baru mengidentifikasi bentuknya saja. Atika dan timnya belum bisa memastikan apakah gunung ini aktif atau tidak. "Harus ada penelitian lebih lanjut," kata dia.

Koordinator Pemetaan Kelautan BIG, Fajar Triady Mugiarto, mengatakan gunung yang berada di kawasan subduksi lempeng Indo-Australia ini sudah melihat adanya "potensi natural prolongation (kelanjutan alamiah terkait batas wilayah laut negara)".

"Sudah kelihatan dari desktop studi-nya. Bukan cuma ketemu kebetulan," kata Fajar.

Fajar mengaku saat ini pemetaan bentuk bawah laut di Indonesia belum sampai 10 persen dari total luas perairan 6,4 juta kilometer persegi. Hal ini karena biaya operasional risetnya yang tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.