Tiongkok Tolak Pembicaraan Telepon Antar-Menhan dengan AS
📅 Senin, 13 Feb 2023, 09:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: eurasianews
KUNMING - Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok (MND) menolak permintaan Amerika Serikat untuk melakukan pembicaraan antar-menteri pertahanan melalui saluran telepon.
Baru-baru ini pihak AS mengajukan permintaan percakapan telepon antara Menhan Tiongkok dan Menhan AS untuk membahas insiden pesawat sipil tak berawak milik Tiongkok, demikian pernyataan juru bicara MND Kolonel Senior Tan Kefei dipantau dari Kunming, Senin.
Tidak seperti biasanya, Tiongkok menolak permintaan AS tersebut.
Menhan Tiongkok Wei Fenghe terakhir bertemu Menhan AS Lloyd Austin di sela-sela pertemuan Menhan ASEAN-Plus di Kamboja pada 22 Februari 2022 atas permintaan Austin.
Namun untuk saat ini, Tiongkok menolak permintaan terkait dengan penembakan pesawat nirawak yang disebut-sebut sebagai "balon mata-mata" yang tiba-tiba memasuki wilayah udara AS secara ilegal.
Tan menganggap AS telah bersikeras menggunakan kekerasan dengan menyerang pesawat sipil nirawak Tiongkok sebagai bentuk pelanggaran serius dan menjadi preseden yang sangat buruk.
Mengingat tindakan AS yang tidak bertanggung jawab dan jelas-jelas salah karena gagal menciptakan cara yang tepat untuk berdialog dan bertukar pikiran tentang militer kedua militer, maka Tiongkok tidak bersedia menerima permintaan AS untuk panggilan telepon antar-pimpinan pertahanan, demikian Tan menegaskan.
Beijing sebelumnya mengajukan protes keras atas penembakan "balon udara mata-mata" Tiongkok hingga jatuh di atas perairan Atlantik di wilayah AS.
Tiongkok juga akan melakukan tindakan balasan terkait situasi itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!