Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Agar Produktif, Penyaluran KUR Harus Ada Pendampingan

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Agar Produktif, Penyaluran KUR Harus Ada Pendampingan Doc: Sumber: Kemenko Perekonomian – Litbang KJ/and

JAKARTA - Pemerintah mendorong masyarakat agar memanfaatkan program peningkatan akses permodalan mikro, kecil, dan menengah yang kini sedang gencar ditawarkan. Salah satunya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor-sektor produktif, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan.

Selain KUR, ada juga Kredit Umi (Ultra Mikro) untuk yang nilainya di bawah KUR, dan ada juga program Bank Wakaf Mikro di sejumlah pondok pesantren.

Presiden Joko Widodo dalam penyerahan KUR 2023 dan peluncuran Kartu Tani Digital untuk Pupuk Bersubsidi di Aceh Utara, Aceh, Jumat (10/2), mengingatkan masyarakat agar pembiayaan atau kredit dari bank digunakan untuk keperluan produktif, bukan untuk membeli barang konsumtif dengan tujuan gagah-gagahan.

"Jangan beli, (untuk) yang dipakai mutar-mutar, gagah-gagahan, dilihat saja sama tetangga 'wah gagah'," kata Presiden.

Menurutnya, jika pembiayaan hanya dipakai untuk barang konsumtif seperti halnya mobil untuk "gagah-gagahan", maka masyarakat berisiko tidak bisa membayar cicilan ke bank. Akibatnya, barang konsumtif yang sudah dibeli tersebut bisa saja ditarik oleh bank karena telah menjadi jaminan.

"Percaya saya, enam bulan setelah itu, nggak bisa nyicil, tahu-tahu enam bulan mobilnya sudah tak ada," kata dia.

Lebih baik, kata Jokowi, pembiayaan dari bank dipakai untuk barang modal yang produktif. Jika ingin membeli mobil, masyarakat dapat membeli mobil niaga seperti jenis pick up guna kebutuhan meningkatkan skala bisnis.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi berdialog dengan salah satu penerima pembiayaan dari PT Bank Syariah Indonesia (BSI) yakni Zulhelmi yang merupakan seorang penjual pupuk.

Zulhelmi mendapat pembiayaan 100 juta rupiah dari BSI yang dia gunakan untuk meningkatkan bisnis penjualan pupuk. "Kebetulan saya ambil empat tahun Pak, saya cicil sekitar 2.300.000 rupiah per bulannya," kata Zulhelmi seperti diberitakan Antara.

Presiden menjelaskan BSI menyediakan fasilitas pembiayaan dengan total sebesar tiga triliun rupiah untuk Provinsi Aceh, dari total yang disediakan oleh BSI sebesar 14 triliun rupiah untuk seluruh Tanah Air.

"Kalau tadi dijatah oleh Dirut (BSI) tiga triliun itu akan men-trigger, memperkuat, mengembangkan ekonomi di Aceh. Saya senang sekali, tadi saya tanya yang dapat pembiayaan tadi ada seratus juta, ada lima puluh juta, ada dua puluh juta, bisa lima ratus juta," kata dia.

Presiden berpesan agar masyarakat yang memperoleh pembiayaan dapat berdisiplin untuk membayar angsuran setiap bulan.

Direktur Program Indef, Esther Sri Astuti, mengatakan akan sangat bagus jika pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) dipaketkan dengan bimbingan teknis sehingga pengusaha UMKM mengetahui bagaimana mengalokasikan kredit untuk hal yang produktif.

"Akses kredit ini juga perlu diperluas, sekarang baru berkisar 20 persen. Harusnya dipermudah dan literasi keuangan juga diperluas, prosedur mengajukan kredit tidak berbelit-belit," tegas lulusan doktor dari Maastricht University, Belanda itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.