Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10 Gempa Paling Mematikan di Abad ke-21, Gempa Aceh Paling Parah

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sekitar 18.500 orang tewas atau hilang karena dinding air yang menakutkan yang melaju dengan kecepatan pesawat jet menelan semua yang ada di depannya.

Kehancuran berikutnya di PLTN Fukushima Daiichi memicu radiasi di daerah sekitarnya, membuat beberapa kota tak dapat dihuni selama bertahun-tahun, dan membuat puluhan ribu penduduk mengungsi.

2015: 9.000 korban di Nepal

Gempa berkekuatan 7,8 pada 25 April 2015 melanda Nepal tengah, memicu longsoran salju dan tanah longsor di seluruh negara Himalaya, menghancurkan sekolah dan rumah sakit.

Gempa tersebut menewaskan hampir 9.000 orang dan membuat jutaan orang kehilangan tempat tinggal, juga menghancurkan lebih dari seratus monumen, termasuk kuil berusia berabad-abad dan istana kerajaan di lembah Kathmandu.

2006: 6.000 korban di Jawa

Pada 26 Mei 2006, gempa berkekuatan 6,3 mengguncang pantai selatan pulau Jawa Indonesia, dekat Kota Yogyakarta, menewaskan sekitar 6.000 orang.

Lebih dari 420.000 kehilangan tempat tinggal dan sekitar 157.000 rumah hancur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Tips Mengelola Bisnis Tempa...

Pemerintah Evaluasi Operator KMP Mutiara Santosa II Usai Kebakaran

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.