Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS: Tiongkok Mengirim Balon Mata-mata ke Berbagai Instalasi Militer Dunia

📅 Kamis, 09 Feb 2023, 17:15 WIB | Oleh:

Pejabat AS mengatakan bahwa badan intelijen selama pemerintahan Biden telah mengembangkan pemahaman yang jauh lebih dalam tentang ruang lingkup dan ukuran upaya balon mata-mata Tiongkok, menemukan serangan sebelumnya yang telah diklasifikasikan sebagai peristiwa yang tidak diketahui dan melacak operasi baru oleh balon mata-mata Tiongkok.

Namun, para pejabat AS mengatakan, transit balon mata-mata terbaru di seluruh AS memberi waktu yang lama bagi militer dan badan intelijen AS untuk mempelajari kemampuan peralatan pengawasan yang melekat padanya. Para pejabat mengatakan, pengetahuan mereka tentang apa yang mampu dikumpulkan Tiongkok dari program balon mereka telah meningkat secara dramatis.

"Minggu terakhir ini memberi Amerika Serikat kesempatan unik untuk belajar lebih banyak tentang program balon pengawasan Tiongkok, semua informasi yang akan membantu kami untuk terus memperkuat kemampuan kami melacak objek semacam ini," kata Ryder.

Sebelumnya, AS telah melacak balon pengintai Tiongkok yang mengumpulkan informasi dari lebih dari selusin negara di seluruh dunia. Beberapa upaya Beijing tampaknya terfokus pada wilayah Pasifik, dan sejumlah balon serta upaya pengawasan Tiongkok lainnya telah terdeteksi terhadap sekutu dan mitra AS di wilayah itu.

The New York Times melaporkan pada Sabtu bahwa laporan intelijen rahasia yang diberikan kepada Kongres bulan lalu menyoroti setidaknya dua contoh kekuatan asing yang menggunakan teknologi canggih untuk pengawasan udara atas pangkalan militer AS, satu di dalam benua Amerika dan yang lainnya di luar negeri. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa Tiongkok adalah kekuatan asing itu.

Di AS, setidaknya lima balon mata-mata telah diamati, tiga selama pemerintahan Trump dan dua selama pemerintahan Biden. Balon mata-mata yang diamati selama pemerintahan Trump awalnya diklasifikasikan sebagai fenomena udara tak dikenal. Baru setelah tahun 2020 para pejabat memeriksa dengan cermat insiden balon di bawah tinjauan yang lebih luas tentang fenomena udara dan menetapkan bahwa insiden tersebut adalah bagian dari upaya pengawasan balon global Tiongkok.

Pemerintah Tiongkok mengklaim balon itu dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi cuaca. Jenderal Ryder mengatakan bahwa jika balon yang melintasi AS benar-benar untuk tujuan sipil, Beijing akan memberikan peringatan dini kepada Washington.

"PRC tidak melakukan itu," kata Ryder, mengacu pada Republik Rakyat Tiongkok. "Mereka tidak menanggapi sampai setelah mereka dipanggil,"ujarnya.

Kampanye Departemen Luar Negeri baru untuk membocorkan rincian program balon mata-mata Tiongkok kepada pemerintah lain bertujuan untuk membuat sekutu dan mitra sadar akan sejauh mana upaya spionase udara Tiongkok sehingga mereka dapat mendorong kembali upaya Beijing, kata pejabat AS. Wakil Menteri Luar Negeri, Wendy Sherman, kata para pejabat, memberi pengarahan kepada diplomat AS di luar negeri tentang program balon dalam konferensi video pada Senin dan bersiap untuk berbicara secara terbuka kepada Komite Hubungan Luar Negeri Senat pada hari Kamis.

Diplomat AS di luar negeri telah mengadakan pertemuan dengan tuan rumah mereka untuk memberi tahu pemerintah tentang program pengawasan.

Pengarahan AS kepada pejabat asing dirancang untuk menunjukkan bahwa balon dilengkapi untuk pengumpulan intelijen dan bahwa militer Tiongkok telah melakukan pengumpulan ini selama bertahun-tahun, menargetkan, antara lain, wilayah Jepang, Taiwan, India, dan Filipina.

Diplomat AS berpendapat bahwa Tiongkok telah melanggar wilayah udara kedaulatan banyak negara, bahkan ketika pejabat Tiongkok terus bersikeras bahwa dua balon yang terlihat minggu lalu di atas Amerika Serikat dan Amerika Latin adalah misi sipil.

"Tiongkok telah mengambil pendekatan kaku untuk manajemen informasi publik," kata Jude Blanchette, ahli di Pusat Kajian Strategis dan Internasional di Washington.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.