Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepala BRIN Minta BRIDA Fokus untuk Ekosistem Iptek

📅 Rabu, 08 Feb 2023, 01:10 WIB | Oleh:
Kepala BRIN Minta BRIDA  Fokus untuk Ekosistem Iptek Doc: Koran Jakarta/Muhamad Marup
Ket. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko

JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko meminta Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) jangan gagal fokus. Menurutnya, fokus BRIDA bukan sekadar membuat daerahnya sebagai pusat ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) atau riset.

"Jangan gagal fokus. Jangan fokusnya membuat daerah saya pusat IPTEK. Kalau bisa bagus, tapi saya pikir masih banyak hal yang jauh lebih penting dan krusial," ujar Laksana, dalam Rakortek BRIDA 2023 dan Launching Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), di Jakarta, Selasa (7/2).

Dia menyebut, membuat pusat aktivitas IPTEK dan riset di level nasional saja sulit, apalagi di daerah. Menurutnya, fokus BRIDA adalah membuat ekosistem IPTEK dan riset yang mendorong masyarakat kreatif, inovatif, dan melakukan aktivitas riset.

"Periset itu bisa siapa saja. Ibu rumah tangga bisa jadi periset, tidak harus orang akademisi. Intinya bagaimana orang itu bisa kreatif mencari solusi atas masalah yang dihadapi di depan mata," jelasnya.

Dia menambahkan, fokus kedua adalah membawa pola pikir berbasis IPTEK dalam pengambilan keputusan dan kebijakan. Menurutnya, kebijakan berbasis data dan sains akan lebih mudah diterima masyarakat.

"Semua kebijakan tidak mungkin menyenangkan semua orang, jadi pasti banyak yang terdampak. Kalau punya basis kuat, orang bisa menerima, meski tidak begitu ikhlas," tandasnya.

Deputi Kebijakan Riset dan Inovasi BRIN, Boediastoeti Ontowirjo, mengatakan pihaknya merilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD). Pengukuran IDSD 2022 tidak lagi menggunakan data self-assessment pemerintah daerah, tapi menggunakan data sekunder yang bersumber dari Kementerian/ Lembaga (K/L) sebagai produsen data indikator daya saing.

Dia mengatakan, penyusunan IDSD merupakan upaya untuk mengukur dan mengetahui sejauh mana kondisi daya saing suatu daerah ditinjau dari komponen lingkungan pendukung, SDM, pasar, dan ekosistem inovasi. Pengukuran IDSD dilakukan untuk memperoleh sebuah ukuran daya saing daerah yang komprehensif dan dapat merefleksikan tingkat produktivitas daerah.

BRIN akan menyampaikan informasi hasil pengukuran IDSD 2022 kepada 34 Pemda, yang mencakup 34 provinsi dan 514 kabupaten/ kota di Indonesia.

Deputi Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yopi mengatakan acara Rakortek BRIDA 2023 mengusung tema 'Pembinaan Teknis Bertujuan BRIN dapat meningkatkan pemantauan dan pembinaan kepada BRIDA sehingga Pemda dapat meningkatkan daya saing daerahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.