Polusi Cahaya di Malam Hari Picu Obesitas dan Kanker, Kok Bisa?
📅 Minggu, 05 Feb 2023, 14:10 WIB | Oleh: Tim PenulisUpaya pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi paparan cahaya pada malam hari.
Biasakan diri tidur dalam kegelapan atau jika belum sanggup, maka pakailah lampu dengan intensitas paling redup.
Jauhkan sumber cahaya LCD dan sejenisnya dari tempat tidur. Bisa pula gunakan filter [cahaya biru] baik dalam bentuk filter fisik seperti lensa maupun aplikasi software yang terinstal pada alat-alat elektronik karena spektrum ini yang paling merusak di antara semua spektrum cahaya yang ada.
Perbaiki pola hidup: stop gaya hidup "kelelawar", rutinlah berolahraga, dan perkaya asupan nutrisi berantioksidan tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dan jangan lupa menghangatkan tubuh minimal 30 menit dengan paparan cahaya matahari pagi setiap harinya.
Mentari pagi telah terbukti dapat memulihkan kekacauan pada pusat jam biologis, menekan perkembangan obesitas dan memacu produksi melatonin lebih tinggi pada malam hari.![]()
Putra Santoso, Assistant Professor in Physiology at Biology Department Faculty of Mathematics and Natural Sciences Andalas University, Universitas Andalas
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!