Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nominasi Grammy Tahun Ini Soroti Pengaruh 'TikTok' Terhadap Musik

📅 Minggu, 05 Feb 2023, 16:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nominasi Grammy Tahun Ini Soroti Pengaruh 'TikTok' Terhadap Musik Doc: ANTARA/Reuters

Nominasi Grammy tahun ini menyoroti bahwa TikTok memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap industri musik.

Beberapa penyanyi yang masuk nominasi tahun ini seperti penyanyi lagu Abcdefu Gayle dan artis R&B Muni Long, mendapatkan popularitas yang tinggi setelah para pemengaruh (influencer) dan pengguna TikTok mengunggah video menggunakan musik mereka.

"TikTok adalah 90 persen dari permainan," kata Adamm Miguest, CEO dan pendiri Rapid Launch Media yang membuat kampanye pemasaran agar lagu menjadi viral, sebagaimana dilaporkan Reuters, Minggu (5/2).

TikTok juga membantu Lizzo mendapatkan manfaat yang serupa. Lagunya yang dinominasikan di Grammy, About Damn Time, diketahui telah digunakan di lebih dari 4,1 juta video buatan pengguna, menurut data TikTok.

TikTok merupakan aplikasi yang sangat populer di kalangan kaum muda yang memiliki peran penting dalam membuat selera musik di pasaran. Menurut data terbaru dari Midia, setengah dari konsumen berusia 16 hingga 24 tahun menggunakan TikTok setiap pekan dan 40 persen lainnya memerik aplikasi itu setiap hari. Dengan demikian, TikTok menempati urutan kedua setelah YouTube sebagai tempat para Gen Z mencari musik baru.

"TikTok telah menjadi bagian dari cara anak muda berhubungan dengan musik, menemukan musik, dan mengonsumsinya," kata analis industri musik Midia, Tatiana Cirisano.

Miguest, yang pernah bekerja untuk Long, Curtis Waters, dan kolaborasi antara Lizzo dan Cardi B, mengatakan TikTok bekerja untuk para musisi karena pengguna mereka ikut serta dalam promosi.

"Setelah melihat video tarian kreator, mereka menirunya untuk bersenang-senang. Tapi, mereka menjadi bagian dari yang mempopulerkan lagu itu," kata Miguest.

Kepala musik global TikTok, Ole Obermann, mengatakan bahwa video TikTok kini mampu menjadi alat bagi para musisi untuk menjalin hubungan dengan penggemar.

"Jika orang dulu terobsesi dengan kaset atau playlist, sekarang orang menghabiskan berjam-jam untuk membuat video yang sempurna dengan lagu yang sempurna di TikTok," ujar Obermann.

Di sisi lain, hubungan antara pembuat hit TikTok dan label musik tampaknya menunjukkan tanda-tanda ketegangan.

Cirisano menilai saat kesepakatan dengan perusahaan musik besar berakhir, label ingin menerima sebagian dari pendapatan iklan di TikTok. EMarketer memperkirakan TikTok akan mengumpulkan 14 miliar dollar AS atau sekitar 211 triliun rupiah dari pengiklan pada tahun ini.

Seorang eksekutif di industri berpendapat bahwa TikTok harus membayar lima kali lebih banyak dari yang dibayarkan saat ini, mengacu pada pembayaran dari platform lain seperti YouTube.

TikTok sendiri membatasi klip musik hingga satu menit dan tidak mengizinkan lagu berdurasi penuh tersedia di aplikasi streaming lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.