Taman Nasional Tanjung Puting, Pengalaman Petualangan Ala Amazon di Selatan Kalimantan
📅 Sabtu, 04 Feb 2023, 06:15 WIB | Oleh: Haryo Brono
Menuju ke TNTP
Perjalanan ke TNTP dimulai dariBandar Udara Iskandar menuju Kota Pangkalan Bun. Perjalanan dilanjutkan menuju pelabuhan Kumai yang menjadi awal perjalanan ke taman nasional tersebut dengan cara susur sungai dengan kapalklotoksekaligus sebagai tempat menginap atau hotel.
Setelah menyusuri Sungai Kumai, dilanjutkan dengan memasuki Sungai Sekonyer, sungai yang menjadi akses masuk ke lokasi wisata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sungai Sekonyer ini memang menjadi jalur bagi lalu lalang kapal-kapalklotokmenuju TNTP. Dinamakan demikian karena dulu pernah menjadi lokasi tenggelamnya Kapal Patroli Belanda Lonen Konyer, yang rusak akibat tembakan meriam para pejuang rakyat Kotawaringin Barat yang bersembunyi di balik rimbunnya pohon nipah yang saat ini masih terjaga asri hingga kini di sisi Sungai Sekonyer.
Selama perjalanan dengan perahuklotokwisatawan akan mendapatkan penjelasan dari seorang pemandu wisata. Perahu yang dinaiki wisatawan dari Kumai memiliki dua lantai. Fasilitas di perahu satu ini pun cukup lengkap, seperti toilet, kamar mandi, meja makan, tempat tidur tersedia, tempat duduk di haluan dan buritan perahu.
Dari perahu ini wisatawan kita bisa melihat rerimbunan hutan dataran rendah, orang utan di habitat aslinya secara langsung. Ditingkahi dengan burung-burung yang terbang dan bersuara saut menyaut menjadi nyanyian merdu yang menemani. Mulai dari burung raja udang, burung bubut, juga enggang atau rangkong.
Sebaiknya Anda baca juga:
Serunya lagi susur sungai ini juga melawati habitat buaya yang membuat para penumpangnya hatidag-dig-dug, sebuah suasana mirip dengan yang ada di sungai Amazon. Karena masih banyak buaya di perairan ini maka tidak heran wisatawan dilarang mandi atau berenang di sungai.
Menjelang malam suasananya cukup syahdu. Sementara di petang dan malam hari, kapal-kapal akan menepi di dermaga Pondok Ambung ataupun dermaga-dermaga kecil yang ada di sepanjang Sungai Sekonyer. Disinilah sensasi yang akan membuat pengalaman wisata tidak terlupakan, akan diajak menginap di tengah hutan.
Dari dermaga Pondok Ambung, jika berkenan bisa melakukannight trekkingdengan pendamping petugas TNTP. Supaya aman, mintalah seorang pemandu menemani Anda sepanjang hutan. Selain menghindari resiko tersesat, pemandu juga bisa membantu Anda mengenal hutan dengan lebih baik lagi.
Selamanight trekkingwisatawan akan diajak menembus hutan di malam hari, menembus jalur dan "berburu" fauna dan flora yang beraktivitas di malam hari. Mulai dari tarsius juga kukang, macan dahan, ular piton, jamur berpendar (glowing mushroom), dan lainnya.
Setelahnight trekking, wisatawan kembali keklotokuntuk beristirahat.Klotokini selain berfungsi sebagai alat transportasi di TNTP sekaligus penginapan dengan berbagai fasilitasnya.Ukurannya bermacam-macam hingga ada yang memiliki kapasitas muat hingga 20 orang dan ada juga untuk 2 orang, cocok untuk pasangan.
Ada bermacam harga sewa perahu, mulai dari 2 juta hingga 4 juta rupiah per orang untuk empat hari tiga malam. Namun demikian harinya bisa disesuaikan misalnya satu hari atau bahkan lebih dari empat hari tergantung keinginan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!