Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Perlu Bukti Ribet, Asuransi Parametrik Cair Berdasarkan Data

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Perlu Bukti Ribet, Asuransi Parametrik Cair Berdasarkan Data Doc: ANTARA/Reno Esnir.
Ket. Karyawan beraktivitas di dekat logo-logo perusahaan asuransi di Jakarta.

JAKARTA - Asuransi parametrik dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap risiko yang sulit diprediksi dan diukur, seperti perubahan cuaca ekstrem atau bencana alam. 

Berbeda dengan asuransi tradisional, asuransi parametrik memiliki proses klaim yang lebih cepat karena pembayaran didasarkan pada parameter yang telah ditentukan sebelumnya, seperti curah hujan atau kekuatan gempa. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono menyampaikan bahwa penerapan produk asuransi parametrik dapat mempercepat proses klaim atas kerugian akibat bencana alam.

Ia menuturkan produk asuransi parametrik sangat relevan untuk diterapkan di Indonesia, mengingat tingginya risiko bencana alam.

“Produk ini dinilai dapat mempercepat proses pencairan klaim karena menggunakan parameter yang telah disepakati di awal, seperti kekuatan gempa atau curah hujan ekstrem, tanpa proses verifikasi kerugian secara konvensional,” kata Ogi Prastomiyono di Jakarta, Jumat (18/7).

Asuransi parametrik adalah jenis asuransi yang secara langsung membayar klaim berdasarkan parameter atau indikator tertentu, bukan berdasarkan hasil verifikasi kerusakan fisik di lapangan.

Ogi menyatakan saat ini sejumlah perusahaan di Indonesia sebenarnya sudah memasarkan produk asuransi tersebut, tapi belum banyak yang berpartisipasi.

Namun demikian, ia mengatakan beberapa perusahaan telah menyampaikan ketertarikan mereka untuk memasarkan asuransi parametrik, khususnya terkait bencana.

“Asuransi ini diharapkan dapat meng-cover (menanggung) kerugian atas adanya bencana seperti gempa bumi dan kejadian catastrophe (katastropik) lainnya,” ujar Ogi.

Ia menuturkan bahwa pihaknya siap mendukung pengembangan upaya inovasi produk seperti ini sepanjang tetap memenuhi prinsip kehati-hatian, perlindungan konsumen, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

“Saat ini, OJK juga terus memantau perkembangan dan kesiapan industri terkait aspek teknis, aktuaria dan infrastruktur datanya,” imbuh Ogi Prastomiyono.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan bahwa pengembangan produk asuransi parametrik termasuk kebijakan prioritas tahun ini untuk mendukung program prioritas pemerintah.

Ia mengatakan pihaknya mendorong goptimalisasi kontribusi sektor jasa keuangan dalam mendukung program makan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan melalui kemudahan akses pembiayaan dengan skema penyaluran kredit dan penjaminan khusus kepada petani dan UMKM serta pengembangan produk asuransi parametrik.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan menyampaikan adanya rencana untuk membentuk konsorsium dengan melibatkan perusahaan asuransi dan perusahaan reasuransi dalam penerapan asuransi parametrik terkait risiko bencana alam

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.