Ilmuwan Temukan 'Resep' Membuat Mumi Zaman Mesir Kuno
📅 Kamis, 02 Feb 2023, 15:43 WIB | Oleh: SulianaDalam studi baru, para ilmuwan menemukan bahwa beberapa guci berlabel "antiu" yang mengandung campuran zat yang berbeda, termasuk lemak hewani, minyak cedar, dan resin juniper.
Maxime Rageot, yang merupakan seorang arkeolog di Universitas Tubingen Jerman, menjelaskan "antiu" bersama zat lain yang ditemukan dalam guci memiliki sifat kunci yang akan membantu mengawetkan Mumi.
Beberapa zat tersebut berasal dari tempat yang sangat jauh, misalnya damar dan elemi yang merupakan sejenis resin yang berasal dari hutan hujan tropis di Asia Tenggara. Hasil ini menunjukkan bahwa orang Mesir kuno akan berdagang jauh dan luas untuk mendapatkan bahan yang paling efektif.
"Sangat menarik untuk melihat kerumitannya," kata penulis senior Philipp Stockhammer, seorang arkeolog di Universitas Ludwig Maximilian di Jerman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ikram mengatakan langkah penting selanjutnya untuk penelitian ini adalah menguji berbagai bagian Mumi yang sebenarnya untuk melihat apakah zat yang sama muncul. Dan resep ini mungkin tidak universal. Artinya, mereka mungkin berubah seiring waktu dan bervariasi antar 'bengkel'.
Meski begitu, penelitian ini memberi dasar untuk memahami masa lalu, dan bisa mendekatkan kita dengan orang-orang yang hidup di masa lalu, katanya.
"Orang Mesir kuno telah terpisah dari kami melalui ruang dan waktu, namun kami masih memiliki hubungan di mana manusia sepanjang sejarah takut akan kematian," kata Ikram.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!