Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Jual Hidangan Daging Paus Lewat Vending Machine

📅 Rabu, 01 Feb 2023, 09:40 WIB | Oleh:

Sementara, di bawah penelitian perburuan paus, Jepang setidaknya menangkap sebanyak 1.200 paus setiap tahunnya. Walau didasarkan pada penelitian, banyak pihak mengkritik aktivitas itu karena daging paus yang ditangkap dijual di pasaran.

Penurunan tersebut diperkirakan terjadi karena berkurangnya paus minke yang ditemukan di sepanjang pantai. Paus mungkin juga menjauh dari pantai Jepang karena kelangkaan saury yang merupakan makanan pokok paus.

Sementara itu, kelompok konservasi mengutuk dimulainya kembali perburuan paus komersial. Mereka mengatakan daging ikan paus tidak lagi menjadi makanan sehari-hari di Jepang, terutama bagi generasi muda.

Konsumsi daging paus juga telah dengan cepat digantikan oleh daging lainnya. Pasokan daging paus turun menjadi 6.000 ton pada tahun 1986, setahun sebelum moratorium perburuan paus komersial yang diberlakukan melarang perburuan beberapa spesies paus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

38 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.