Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polri Siagakan Ambulans Antipeluru dan Ribuan Personel Bantu Penanganan Stunting

📅 Minggu, 29 Jan 2023, 08:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polri Siagakan Ambulans Antipeluru dan Ribuan Personel Bantu Penanganan Stunting Doc: ANTARA/BKKBN
Ket. Potret ambulans antipeluru milik satuan Brimob yang disiapkan Polri guna menunjang percepatan penurunan stunting yang dilakukan BKKBN.

JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia menyiagakan ambulans antipeluru, ribuan personel, kendaraan taktis dan operasional yang dilengkapi fasilitas medis untuk membantu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menurunkan angka stunting nasional.

"Sesuai arahan dari Bapak Presiden dan juga perintah Bapak Kapolri, kami merespons untuk terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting," kata Komandan Korps Brimob Polri Komisaris Jenderal Polisi Anang Revandoko dalam keterangan tertulis dari BKKBN di Jakarta, Sabtu (28/1).

Anang menyatakan penyediaan ambulans melalui Korps Brigade Mobil (Brimob) itumemiliki tujuanmembantu Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) BKKBN memasuki daerah rawan kamtibmas dan sulit dijangkau karena keterbatasan sarana transportasi.

Selain ambulans dan ribuan personel yang disiagakan, Polri juga sudah menyiapkan kendaraan operasional, seperti mobil pengubah air bersih dan mobil water treatment. Korps Brimob juga menyiagakan mobil dapur umum yang bisa dimodifikasi menjadi Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat)

Upaya lain guna mendukung percepatan penurunan stunting adalah menyiapkan ruang kendali operasiuntuk memantau aktivitas dan penyebaran informasi terkait stunting di media arus utamadan media sosial selama 24 jam. Misalnya, pemantauan terkait protein hewani.

"Negara harus hadir untuk menyelesaikan persoalan masyarakat. Dalam hal ini aparat Polri, khususnya Brimob, harus masuk ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau sebabwilayah yang sulit dijangkau ini bisa menimbulkan gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat)," jelas Anang.

Wakil Komandan Korps Brimob Inspektur Jenderal PolisiSetio Boedi Harso menambahkan dukungan yang diberikan Polri dalam upaya percepatan penurunan stunting itu menyangkut misi kemanusiaan.

Setio menyebutkan lebih dari 50 ribu personel Korps Brimob di seluruh Indonesia diterjunkan untuk membantu TPPSBKKBN mempercepat penurunan stunting di daerah.

"Seluruh Komandan Satuan Brimob di seluruh Indonesia juga akan menjadi Bapak Asuh Anak Stunting," tambahnya.

Menurutnya, BKKBN juga akan dilibatkan dalam pelatihan fasilitator stunting yang khusus disiapkan Korps Brimob pada Februari mendatang.

Deputi Bidang Advokasi dan Penggerakkan Informasi BKKBN Sukaryo Teguh Santoso mengapresiasi langkah institusi Polri dalam membantu mempercepat penurunan stunting.

"Stunting ini adalah kekurangan gizi kronis pada masa 1.000 hari pertama kehidupan. Oleh karenaitu, dukungan dari Korps Brimob ini adalah upaya untuk mencegah stunting. Jangan sampai ada bayi lahir yang stunting," kata Teguh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

17 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.