Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS-Tiongkok Saling Kritik di WTO terkait Sengketa Dagang

📅 Sabtu, 28 Jan 2023, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS-Tiongkok Saling Kritik di WTO terkait Sengketa Dagang Doc: antara
Ket. Ilustrasi - Bendera AS dan Tiongkok.

JAKARTA - Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) bertukar kritik tajam pada pertemuan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Jumat (27/1), dengan Beijing menyebut Washington sebagai "pengganggu sepihak" dan AS menuduh saingannya melakukan tindakan pembalasan ilegal.

Duta Besar Tiongkok untuk WTO Li Chenggang berbicara pada pertemuan tentang sengketa perdagangan tak lama setelah Amerika Serikat mengajukan banding terhadap serangkaian putusan WTO yang melibatkan Tiongkok, Turki, Norwegia, dan Swiss yang menemukan bahwa tarif logam AS melanggar aturan global.

"Perilaku AS yang meresahkan ini dengan jelas menggambarkan citra AS sebagai pengganggu sepihak, pelanggar aturan, dan pengganggu rantai pasokan," katanya, menurut salinan pidatonya yang diperoleh Reuters.

WTO telah membuat keputusan penting terhadap Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir, termasuk keputusan logam yang melibatkan Tiongkok dan perselisihan terpisah dengan Hong Kong mengenai pelabelan yang juga diajukan banding oleh Washington. Washington, yang telah lama mengkritik sistem sengketa WTO karena dianggap melampaui batas dan memimpin diskusi untuk mereformasinya telah mengkritik kedua keputusan tersebut.

Amerika Serikat mengatakan menyesalkan perselisihan tarif logam dengan Tiongkok bahkan menjadi agenda pada pertemuan tersebut dan menuduh Beijing memberlakukan "tindakan pembalasan sepihak yang ilegal" pada ekspor AS.

"WTO yang berfungsi untuk melindungi kebijakan dan praktik non-pasar Tiongkok bukanlah kepentingan siapa pun," kata Wakil Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat Maria Pagan, menurut salinan pidatonya.

WTO tidak akan dapat meninjau banding Washington atas kasus logam karena bangku banding teratasnya lumpuh setelah Amerika Serikat memblokir hakim baru.

"Tiongkok akan berharap bahwa AS akan menunjukkan pengendalian diri untuk tidak mengajukan banding atas setiap laporan panel yang tidak menguntungkan ke dalam kekosongan, yang telah dibuat oleh AS sendiri," kata Li.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada Kamis (26/1), Pagan mengecilkan pentingnya kritik yang lebih vokal terhadap Washington oleh Tiongkok pada pertemuan WTO. "Kamu bisa memanggil kami nama apa pun yang kamu mau," katanya. "Kami terus berbicara dengan Tiongkok."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.