Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pejabat Ukraina Ramai-ramai Mundur, Dipecat di Tengah Tuduhan Korupsi

📅 Rabu, 25 Jan 2023, 00:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pejabat Ukraina Ramai-ramai Mundur, Dipecat di Tengah Tuduhan Korupsi Doc: ANTARA/Xinhua/Lu Jinbo
Ket. Arsip - Bendera Ukraina terlihat dengan latar belakang asap yang membubung ke langit di Kiev, Ukraina (27/2/2022).

Istanbul - Sejumlah pejabat Ukraina menyatakan mundur atau dibebastugaskan dari jabatannya pada Selasa di tengah perang melawanRusia dan upaya pemberantasan korupsi di tubuh pemerintah.

Sekretaris Kabinet Oleh Nemchinovmengumumkan bahwaempat wakil menteri telah dicopot dari jabatannya.

Mereka adalah Vyacheslav Shapovalov dari Kementerian Pertahanan, Ivan Lukerya dan Vyacheslav Nehoda dari Kementerian Pembangunan Masyarakat, Wilayah, dan Infrastruktur, dan Vitaliy Muzychenko dari Kementerian Kebijakan Sosial.

Dalam pernyataan di Telegram itu, beberapa pejabat lain yang juga dipecat adalah gubernur wilayah Kiev, Dnipropetrovsk, Zaporizhzhia, Kherson, dan Sumy,.

Dalam unggahan terpisah di aplikasi pesan tersebut, Taras Melnychuk, perwakilan resmi pemerintah di parlemen, mengatakan bahwa deputiAnatoliy Ivankevych dan Viktor Vyshnyov dari Badan Negara Transportasi Laut dan Sungai juga telah diturunkan dari posisi mereka.

Sebelumnya, Kyrylo Tymoshenko, wakil kepala Kantor Kepresidenan Ukraina, mengumumkan pengunduran diri sehari setelah Presiden Volodymyr Zelenskyy menandatangani keputusan pemecatannya.

Shapovalov juga telah mengajukan surat pengunduran diri, kata KemenhanUkraina.

"Vyacheslav Shapovalov, yang bertanggung jawab atas dukungan Angkatan Bersenjata Ukraina, meminta untuk diberhentikan... sebagai akibat dari tuduhan terkait pengadaan makanan," kata pernyataan itu.

Shapovalov mengatakan tuduhan yang ditujukan kepadanya "tidak benar dan tidak berdasar" sehingga dia memutuskan untuk mengundurkan diri.

Menurut dia, pengunduran dirinya adalah "tindakan yang patut dalam tradisi politik Eropa dan demokrasi, sebagai bukti bahwa pembelaan diri lebih penting daripada kabinet atau jabatan mana pun."

Wakil Jaksa Agung Oleksiy Symonenko juga diberhentikan dari jabatannya, menurut pernyataan dari Kejaksaan Agung.

"Jaksa Agung Andriy Kostin telah menandatangani perintah pemecatan secara sukarela Oleksiy Symonenko dari posisi administratif Wakil Jaksa Agung," bunyi pernyataan itu, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Investigasi oleh surat kabar daring Ukrainska Pravda mengatakan bahwaSymonenko melakukan perjalanan ke Spanyol untuk liburan selama 10 hari dengan menggunakan mobil mewah milik seorang pengusaha asalLviv, Grigory Kozlovsky.

Presiden Zelenskyy dalam pernyataannya pada Senin (23/1) memutuskan untuk melarang pejabat pemerintah bepergian ke luar negeri jika bukan untuk tugas kenegaraan.

Zelenskyy juga akan melakukan pergantianpejabat di berbagai kementerian, badan pemerintahan pusat dan daerah, serta penegak hukum.

Ukraina masuk ke dalam daftar negara dengan kasus korupsi paling buruk di dunia.

Negara itumenduduki peringkat ke-122 dari 180 negara dalam indeks persepsi korupsi pada 2021 yang dikeluarkan Transparency International.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.