Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gelombang Suara Ultrasonik Bisa Lancarkan Penyumbatan Pembuluh Darah di Otak

📅 Rabu, 25 Jan 2023, 06:40 WIB | Oleh:
Gelombang Suara Ultrasonik Bisa Lancarkan Penyumbatan Pembuluh Darah di Otak Doc: Istimewa

Tim ilmuwan dari dua Universitas di AS baru-baru ini berhasil mengembangkan perangkat yang mampu melancarkan penyumbatan pada pembuluh darah di otak. Perangkat yang memanfaatkan gelombang suara ultrasonik diharapkan bisa mempercepat penanganan pasien penderita CVST.

Jika seseorang yang memiliki penyumbatan pada pembuluh darah di otaknya, maka gumpalan penyumbat itu harus dibersihkan sesegera mungkin. Baru-baru ini, sebuah eksperimen transduser yang menggunakan gelombang suara ultrasonik, berhasil memecah gumpalan darah jauh lebih cepat daripada metode yang ada.

Dikutip dari lamanNew Atlasedisi Senin (23/1), perangkat ini dikembangkan oleh para ilmuwan di North Carolina State University dan Georgia Institute of Technology, yang dirancang khusus untuk digunakan pada apa yang dikenal sebagai gumpalan trombosis sinus vena serebral (cerebral venous sinus thrombosis/CVST).

Gumpalan ini terbentuk di pembuluh darah yang biasanya memungkinkan darah mengalir dari otak.Ketika pembuluh darah tersebut tersumbat, tekanan darah di otak meningkat, ke titik di mana perdarahan berpotensi mematikan atau melumpuhkan dapat terjadi.

Saat ini sebagian besar perawatan CVST yang ada melibatkan penggunaan obat untuk melarutkan bekuan darah. Menurut tim di belakang studi terbaru ini, dibutuhkan rata-rata sekitar 29 jam, dan tidak pernah kurang dari 15 jam, untuk obat tersebut efektif bekerja.Sebaliknya, transduser baru memecah gumpalan dalam waktu kurang dari 30 menit.

Perangkat ditempatkan di dalam kateter yang dimasukkan melalui pembedahan ke dalam pembuluh darah dan kemudian dimasukkan ke tempat bekuan.Begitu mencapai tujuan itu, ia memancarkan gelombang ultrasonik yang berjalan maju seperti spiral seperti tornado.Tegangan geser yang dihasilkan oleh gelombang spiral ultrasonik ini cukup untuk memecah gumpalan dengan cepat dan menyeluruh.

Tidak Berbahaya

Efek ini sesuai dengan temuan penelitian Johns Hopkins Medicine sebelumnya, yang menunjukkan bahwa gumpalan kecil kemungkinan terbentuk di jantung saat darah membentuk pusaran spiral saat mengalir melalui otot.

Sejauh ini transduser telah berhasil diuji pada gumpalan dalam model cetakan 3 dimensi dari daerah sinus vena serebral otak, yang diisi dengan darah sapi.

Selain itu, ketika digunakan pada sampel pembuluh darah hewan, ditemukan bahwa gelombang itu tidak berbahaya bagi dinding pembuluh darah dan gelombang itu juga tidak menyebabkan kerusakan besar pada sel darah merah.

"Langkah selanjutnya bagi kami untuk melakukan tes menggunakan model hewan untuk lebih menetapkan kelayakan teknik ini untuk pengobatan CVST," kata Xiaoning Jiang dari Negara Bagian Carolina Utara, yang memimpin penelitian bersama dengan Chengzhi Shi.

"Jika tes itu berhasil, kami berharap dapat melanjutkan uji klinis," ungkap dia.

Pemaparan terkait teknologi CVST ini sendiri telah diterbitkan dalam jurnalResearchedisi 11 Januari lalu. SB/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.