Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Alumni GMNI Ingatkan Akan Pentingnya Nilai-nilai Pancasila

📅 Selasa, 24 Jan 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Alumni GMNI Ingatkan Akan Pentingnya Nilai-nilai Pancasila Doc: ISTIMEWA
Ket. Ketua Umum Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI), Arief Hidayat

JAKARTA - Nilai-nilai Pancasila penting diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Berkat Pancasila yang digali oleh Bung Karno justru menjadi perekat persatuan Indonesia selama ini, meski sudah beberapa kali mengalami goncangan dalam perjalanan sejarahnya.

"Bangsa yang homogen umumnya rentan terpecah-belah, tapi negara yang heterogen atau bineka mempunyai ketahanan nasional yang lebih tinggi," kata Ketua Umum Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI), Arief Hidayat dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/1).

Hal itu disampaikan Arif dalam Perayaan Natal bersama Keluarga Besar PA GMNI di Jakarta. Lebih jauh, Hakim Mahkamah Konstitusi itu menegaskan tugas alumni GMNI sebagai bagian dari anak bangsa untuk bersama-sama membangun soliditas bangsa dengan prinsip toleransi dan gotong royong sesuai yang diwariskan para pendiri bangsa.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro itu menjelaskan semangat Natal diharapkan menjadi inspirasi bagi keluarga besar PA GMNI dalam merawat persatuan, kemajemukan, dan toleransi sesama anak bangsa. Tentunya tak lupa memperhatikan kelompok miskin dan berbagi kasih kepada sesama.

Seperti dikutip dari Antara, Arif meminta sesama anak bangsa untuk mengukuhkan kembali semangat persatuan dan gotong royong di tengah situasi bangsa dan dunia yang penuh ketidakpastian.

Bangsa Indonesia beruntung mempunyai Pancasila sebagai panduan bernegara dan way of life dalam menyikapi tuntutan kehidupan yang semakin kapitalistis dan hedonistis.

Sementara itu, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt Gomar Gultom, menyampaikan khotbah Natal yang bertema Maka Pulanglah Mereka ke Negerinya melalui Jalan Lain.

Ia menyampaikan makna dari "menemukan jalan lain" adalah kembali ke jalan yang sesuai dengan perintah Kristus.

Sebaiknya Anda baca juga:

Bebas dari Intoleransi

Jalan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik, bebas dari sikap kekerasan dan intoleransi, mewujudkan ekonomi yang lebih baik di tengah banyak orang kehilangan pekerjaan dan penghasilan serta etika berpolitik yang lebih baik jelang pesta demokrasi mendatang.

Sebelumnya, Arief mengajak para kader memperbanyak narasi persatuan dan nilai-nilai Pancasila di media sosial. "Mari kita bersama-sama menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Kita isi medsos dengan narasi-narasi bertanggung jawab untuk memperkuat persatuan bangsa dan kohesi sosial masyarakat," kata Arief.

Menurut Hakim Konstitusi itu, situasi yang dihadapi bangsa belakangan ini membuat prihatin. Jika melihat perkembangan teknologi informasi, adanya disrupsi teknologi, justru membuat kohesi sosial masyarakat mulai meluntur.

Arief mengakui media sosial yang sangat berkembang pesat saat ini memang memiliki sisi positif maupun sisi negatif. "Sisi positifnya dengan adanya medsos pada masa pandemi, kita bisa saling bersilaturahim dan melakukan kegiatan produktif. Termasuk dalam mendukung kegiatan persidangan di Mahkamah Konstitusi," jelasnya.

Satu hal, menurutnya, medsos juga bisa digunakan untuk mengontrol kebijakan negara. Artinya, peran medsos mampu meningkatkan partisipasi publik dalam mengontrol kebijakan yang dibuat pemerintah maupun lembaga negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

27 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.