Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Jajaki Potensi Pengembangan PLTB di Trenggalek

📅 Sabtu, 21 Jan 2023, 09:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investor Jajaki Potensi Pengembangan PLTB di Trenggalek Doc: antara/google
Ket. Ilustrasi pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB).

TRENGGALEK - Investor swasta sedang menjajaki potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga bayu (angin) di pesisir Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur., karena dianggap memiliki kekuatan angin yang kencang sebagaimana hasil penelitian LAPAN.

"Sudah ada yang teken MoU (memorandum of understanding) atau nota kesepahaman. Namun, tahapannya saat ini masih sebatas kajian dan penelitian," kata Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Trenggalek Edi Santoso di Trenggalek, Sabtu (21/1).

Kendati masih sebatas penelitian awal, Edi mengaku optimistis proyek tersebut bakal terealisasi.

Hal ini dilatarbelakangi hasil penelitian Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sebagaimana dikutip dari laman setkab.go.id, bahwa dari 166 lokasi yang diteliti terdapat 35 lokasi mempunyai potensi angin yang bagus dengan kecepatan angin di atas lima meter per detik pada ketinggian 50 meter.

Kecepatan angin yang bagus itu di antaranya di NTB, NTT, pantai selatan Sulawesi, dan pantai selatan Jawa.

"Di Trenggalek lokasi yang dipilih dan diteliti di wilayah Kecamatan Munjungan. Energi ramah lingkungan ini sejalan dengan pemda. Jika hasil penelitiannya sesuai yang diharapkan, kemudian studi kelayakan memenuhi aspek perekonomian bisa ditindaklanjuti dengan proyeknya. Masih butuh jangka waktu yang panjang," katanya.

Terkait rencana investasi swasta di proyek PLTB ini, Plt Camat MunjunganYusuf Widharto mengaku punya ekspektasi lebih.

Menurut dia, keberadaan PLTB diyakini bakal memberikan efek berganda bagi masyarakat Trenggalek, khususnya warga Munjungan.

Efek yang dimaksud di antaranya perbaikan infrastruktur jalan yang berdampak pada perekonomian warga hingga potensi menjadi spot andalan favorit di pesisir selatan.

"Untuk mobilisasi komponen PLTB itu membutuhkan jalan dengan spesifikasi khusus, sehingga ada perbaikan infrastruktur jalan. Informasinya satu kincir angin itu bisa sampai 100 meteran lebih, tidak tahu nanti jalur laut atau darat yang pasti infrastrukturnya juga harus memadai. Kemudian seperti yang sudah ada di Sulawesi Selatan (PLTB Sidrap), berpotensi menjadi objek wisata. Jadi,multiplier effect," kata Yusuf.

Yusuf mengatakan, pihak PT itu telah melakukan sosialisasi kepada warga. Dalam sosialisasi, kata Yusuf, warga menyambutnya dengan antusiasme.

"Keberadaan PLTB itu nantinya akan memberikan dampak positif, mulai dari infrastruktur jalan yang lebih baik sehingga berdampak pada pertumbuhan perekonomian, penyerapan tenaga kerja lokal hingga potensi wisata," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.