Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Tionghoa Kota Madiun Gelar Ritual Kimsin Jelang Imlek 2023

📅 Senin, 16 Jan 2023, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Tionghoa Kota Madiun Gelar Ritual Kimsin Jelang Imlek 2023 Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Warga Tionghoa sedang membersihkan patung dewa dan dewi yang ada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong atau Klenteng Kota Madiun, Minggu (15/1/2023). Pembersihan tersebut dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2574 pada 22 Januari 2022.

Madiun - Warga Tionghoa di Kota Madiun, Jawa Timur menggelar ritual "Kimsin" yakni membersihkan atau menyucikan "rupang" (patung) dewa dan dewi yang ada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2574 pada 22 Januari 2023.

Pengurus sekaligus sesepuh TITD Hwie Ing Kiong Madiun Herman Tanakadi Madiun, Minggu mengatakan prosesi penyucian patung dewa dan dewi dilakukan pada sepekan sebelum perayaan Imlek.

Menurutnya Kimsin bukan hanya membersihkan patung dewa dan dewi dari kotoran dan debu. Namun, di dalamnya terkandung makna yang sakral.

"Membersihkan patung itu kita menyongsong hari baru di Tahun Baru Imlek. Maka, semua harus bersih, kita tinggalkan yang lalu. Termasuk diri kita harus lebih baik dari hari yang lalu. Kita songsong tahun baru dengan diri kita yang bersih," ujar Herman Tanaka.

Karena itulah, prosesi menyucikan patung tersebut dilaksanakan dengan perlakuan khusus. Tidak hanya menggunakan air hangat dan bunga, tapi alat-alat khusus lainnya, seperti kuas dan lap yang harus baru.

Tak hanya itu, orang yang terlibat dalam ritual pembersihan patung juga wajib mempersiapkan diri. Seperti, membuang pikiran buruk dan berniat untuk menjadi insan yang lebih baik. Selain itu, membersihkan diri dengan mandi, keramas, serta ada yang menjadi vegetarian sebelum menjalani ritual Kimsin.

Total ada 22 patung dewa dan dewi di TITD Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun. Proses pemandian itu dilaksanakan satu hari dan diikuti oleh warga keturunan Tionghoa di Kota Pendekar.

Adapun pemilihan waktu sepekan jelang Imlek ini bukan tanpa alasan. Herman menjelaskan bahwa sepekan sebelum Imlek, dipercaya roh para dewa naik ke kayangan untuk melaporkan amal perbuatan manusia selama satu tahun terakhir kepada Raja Langit.

"Karena itu, patung-patungnya kosong. Maka kita bersihkan. Harapannya, nanti setelah Imlek para dewa pulang, sudah bersih," katanya.

Dalam menyambut perayaan Imlek tahun 2023, Herman pun berharap tahun ini menjadi lebih baik dari sebelumnya. Serta, dijauhkan dari bahaya dan musibah.

Terkait pelaksanaan ibadah di dalam klenteng, Herman mengungkapkan bahwa tahun ini sudah tidak dilakukan pembatasan.

"Meski begitu, semua yang datang untuk ibadah wajib mematuhi protokol kesehatan. Terutama memakai masker," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.